

Polisi ketika menemukan satu jenasah korban perahu terbalik di Muara Ayip, Kabupaten Asmat, Senin (26/9). Dari kecelakaan ini dua penumpang tewas dan Polisi masih mencari 1 penumpang berusia 3 tahun yang belum ditemukan. (FOTO: Humas Polda)
JAYAPURA – Sebuah perahu ketinting yang membawa sembilan orang menuju Kampung Yefu Distrik Auyu Kabupaten Asmat dilaporkan mengalami kecalakaan laut disekitar Muara Ayip pada Senin (26/9) sekitar pukul 15.00 WIT. Ombak besar menghantam laju perahu dan sembilan orang penumpang langsung terlempar keluar dari perahu.
Akibat kecelakaan laut ini ini tiga orang dinyatakan hilang namun enam orang lainnya dinyatakan berhasil selamat. Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Polisi Ahmad Musthofa Kamal menjelaskan bahwa kejadian berawal ketika kesembilan penumpang menggunakan perahu ketinting dari Distrik Atsj menuju Kampung Yefu Distrik Auyu.
Saat perahu berada di Muara Ayip tiba-tiba ombak besar menghantam perahu sehingga air masuk ke dalam perahu dan akhirnya terbalik dan tenggelam. Tiga orang dilaporkan hilang dan enam orang berhasil menyelamatkan diri dengan cara berenang ke pinggir muara.
Kemudian pada tanggal 27 September 2022 sekitar pukul 10.30 Wit anggota Polsek Atsj menerima laporan soal kecelakaan laut ini dan Satuan Polair Polres Asmat langsung berkoordinasi dengan SAR dan TNI AL serta pihak keluarga untuk menuju ke lokasi kejadian menggunakan dua unit speedboat.
Upaya pencarianpun dilakukan. “Pencarian hari pertama pada 27 September terhadap tiga korban tidak membuahkan hasil karena terkendala cuaca. Selanjutnya pada tanggal 28 September 2022 tim SAR gabungan kembali melakukan pencarian dan sekitar pukul 13.45 WIT tim gabungan berhasil menemukan 1 korban atas nama Adrianus Kaisma (37) di Depan Muara Ayib dan langsung dievakuasi ke rumah keluarga korban di Kampung Sagare Distrik Awyu,” jelas Kamal, Kamis (29/9).
“Lalu hari ini (29/9), Kepala Kampung Yefu datang ke Polsek Atsj melapor bahwa salah satu korban atas nama Timotius Kaibu (30) sudah ditemukan pada pukul 07.00 WIT oleh pihak keluarga dalam keadaan meninggal dunia. Korban ditemukan di Muara Souw sekitar 2-3 Km dari lokasi kejadian,” bebernya.
Dikatakan bahwa sampai Kamis kemarin proses pencarian baru berhasil menemukan dua orang korban sedangkan satu koran lain ternyata masih bayi karena berusia 3 tahun. “Tim SAR gabungan hari ini masih terus melakukan pencarian terhadap satu orang korban atas nama Isak Caru Kaisma (3),” yang belum ditemukan. (ade/wen)
Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, kecolongan. Enam orang tahanan kasus…
Menurutnya, pengurus yang bergabung dalam organisasi olahraga harus memiliki tujuan yang sama, yakni membangun prestasi…
Siapa sangka, berawal dari modal nekat pasca-menganggur, produk hiasan dinding dan kaligrafi estetik buatannya kini…
Prestasi ini bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan simbol keberhasilan masyarakat Tolikara dalam membangun masa depan…
Usman mengaku rumahnya digeledah selama kurang lebih 30 menit. Dalam proses tersebut, ia mengklaim mendapat…
Zulhas menghitung bahwa jika penyelewengan ini terus berlanjut selama satu tahun, kerugian negara dapat mencapai…