Categories: BERITA UTAMA

Pemilik Toko Emas Tewas Dirampok

JAYAPURA-Nasaruddin alias Acik (44) seorang pengusaha pemilik toko emas di Arso 2 Kabupaten Keerom dilaporkan menjadi korban perampokan saat melintas di Jalan Hanurata Hol Balai, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Senin (28/6) malam sekira pukul 21.30 WIT. 

Korban yang saat itu pulang mengantar istrinya berobat di dokter praktek di Kota Jayapura, tewas dianiaya pelaku yang diduga berjumlah empat orang. 

Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Gustav R Urbinas menyampaikan,  kasus ini dalam penyelidikan Polresta Jayapura Kota dikarenakan cukup menonjol. Selain itu, menjadi atensi  untuk segera melakukan penyelidikan cepat terkait dugaan empat pelaku yang melakukan tindakan tersebut.

“Dugaan sementara motif perampokan, tetapi akan kita lakukan pengembangan. Semua hal masih mungkin dalam kasus ini, karena terlihat pada saat kejadian korban sempat dimintai barang-barang berharga tapi kita tetap akan melihat kemungkinan yang lain,” ungkapnya saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, kemarin. 

Menurut Kapolresta, semua kemungkinan bisa terjadi. Sehingga anggota harus kerja cepat untuk penyelidikan. Artinya apakah ini murni kejahatan yang bermotif perampokan atau ada indikasi lain terkait adanya pihak dalam yang mungkin bekerja sama atau tidak.

“Ini masih praduga, tapi tugas kami untuk cepat membuktikan dalam penyelidikan ini. Langkah-langkah kita segera mengecek sepanjang rute daripada korban bersama isteri kemudian beberapa bukti lain yang harus kita cek,” jelasnya.

Dikatakan Kapolresta, selama ini di lokasi kejadian hanya terjadi laka tunggal atau tabrak lari. Untuk kasus yang terjadi saat ini baru pertama kali, sehingga menjadi kejanggalan. Korban sendiri sebelum dihabisi sudah diikuti.

“Kami sudah dilakukan visum luar dari jenazah. Terdapat beberapa luka bekas benda tajam di sekujur tubuh di antaranya di kepala, punggung tangan dan kaki korban,” ucapnya.

Sementara itu kronologi kejadian menurut Gustav Urbinas dari keterangan saksi YS, sekitar pukul 16.30 WIT, korban bersama istrinya menggunakan mobil honda jazz warna merah PA 1675 QA keluar dari rumahnya di Arso 2 tujuan Kota Jayapura untuk memeriksa mata istrinya ke dokter praktek.

“Keterangan isteri korban, sekira pukul 21.30 WIT dari Jayapura Kota hendak balik ke rumahnya di Arso 2 melewati jalan kampung Holtekamp. Dimana saat itu isteri korban sedang tidur, tiba-tiba terbangun dan melihat korban sudah diancam dengan pisau oleh pelaku sebanyak 4 orang yang menggunakan kendaraan roda empat, saksi tidak mengetahui jenis kendaraan yang digunakan pelaku karena gelap,” bebernya.

Masih dari keterangan istri korban, Kapolresta Gustav Urbinas menyebutkan, korban disuruh keluar dari dalam mobil dan dimintai barang-barang berharga. Namun korban menolak kemudian dianiaya oleh para pelaku dengan menggunakan benda tajam dan mengancam isteri korban untuk diam.

“Saksi yang saat itu masih sadar hendak melindungi korban yang sudah jatuh tersungkur dengan luka pada leher belakang, saksi juga terkena benda tajam yang mengakibatkan luka pada tangan kanan selanjutnya pelaku melarikan diri dengan menggunakan kendaraan roda empat dengan bawa tas milik isteri korban,” tambahnya.

Secara terpisah Kapolsek Muara Tami, AKP. Jubelina Wally membenarkan  kejadian tersebut. Dirinya telah meminta anggotanya untuk segera melakukan penyelidikan yang nantinya dibackup oleh tim Polresta Jayapura Kota.

“Sedang kami dalami dan terlihat ada banyak bekas luka tusuk pada tubuh korban namun tentang dugaan siapa pelakunya belum kami ketahui. Semua masih kami selidiki,” kata Jubelina Wally melalui ponselnya, Selasa (28/6). 

Jenazah korban  sempat dibawa ke RS Ramela langsung dilarikan ke RS Bhayangkara. “Hingga tadi masih 2 saksi yang kami mintai keterangan karena sang istri terlihat masih syok,” imbuhnya.(fia/ade/nat) 

newsportal

Recent Posts

Kebakaran di Dok IX, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

  Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik…

3 hours ago

Serapan APBD Baru 45 Persen, Pimpinan OPD Diwarning

Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., melontarkan peringatan keras kepada seluruh…

4 hours ago

OPD Kolektor Harus Kejar Target PAD Rp313 Miliar

  Rustan mengatakan, Pemkot Jayapura sebelumnya telah melaksanakan rapat koordinasi (rakor) PAD yang menghasilkan sejumlah…

5 hours ago

Papua Jaga Inflasi 3,5 Persen Jelang Natal dan Tahun Baru

   Penjabat Sekda Papua, Christian Sohilait mengatakan, pengendalian inflasi dilakukan secara rutin setiap pekan. Berdasarkan…

6 hours ago

Pemkot Buka Seleksi Tiga Jabatan Kepala OPD

   Ketiga jabatan tersebut yakni Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Jayapura, Kepala…

7 hours ago

Ditemukan dengan Kondisi Kurus Setelah 20 Hari Bertahan

Meski tak menceritakan secara detail bagaimana proses korban bisa melarikan diri atau diamankan dari pihak…

8 hours ago