Categories: BERITA UTAMA

Dokter Asal Singapura Kembali Periksa Kesehatan Lukas Enembe

Roy Rening:  Kondisi Gubenur Saat ini Tak Bisa Jalan, Bergerak Lamban, Suara Hilang

JAYAPURA – Hari ini, dokter Singapura tiba Jayapura untuk melakukan pemeriksaan terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe. Ini kunjungan kedua dokter asal Singapura mendatangi kediaman orang nomor 1 di Papua guna memeriksa kesehatan Lukas.

Kuasa Hukum Gubernur, Dr. S. Roy Rening menyampaikan, setiba di Bandara Udara Sentani. Dokter asal Singapura langsung menuju kediaman gubernur di Koya untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.

“Dokter singapura akan tiba di Jayapura langsung menuju kediaman Gubernur di Koya untuk melakukan pemeriksaan kesehatan Bapak Gubernur,” ucap Roy Rening saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Kamis (27/10).

Roy sendiri belum bisa memastikan berapa jumlah dokter Singapura yang akan tiba pada hari ini. “Dari dokter pribadi Gubernur Papua menyampaikan terkonfirmasi dokter Singapura akan tiba hari ini, namun tidak tahu jumlahnya berapa termasuk berapa lama mereka di sini,” ungkapnya.

Lanjut Roy, kondisi kesehatan Gubernur Papua saat ini sementara tidak bisa jalan, bergerak lamban, suara hilang. Sehingga sangat susah dilakukan pemeriksaan bagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Disinggung soal kedatangan pimpinan KPK, Roy menyampaikan hingga saat ini belum ada konfirmasi dari pimpinan KPK atau penyidik KPK untuk melakukan pemeriksaan terhadap Gubernur hari ini.

“Kita belum bisa memberikan keterangan apakah Jumat (28/10) hari ini KPK datang atau tidak, karena hingga Kamis (27/10) pukul 18:00 WIT. Pihak KPK belum mengkonfirmasi kepada keluarga atau tim kuasa hukum atas kehadiran mereka memeriksa bapak,” ungkapnya.

Yang pasti kata Roy, Gubernur Papua sudah siap jika diperiksa KPK. Bahkan, Gubernur sendiri akan kooperatif.  “Bapak bersedia diperiksa KPK dengan syarat kondisi kesehatannya memungkinkan,” kata Roy.

Sekedar diketahui, orang nomor 1 di Papua ini ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan gratifikasi senilai Rp 1 M sejak 5 September 2022. Gubernur juga dicekal keluar negeri.

KPK telah memanggil Lukas Enembe sebagai tersangka pada 12 September lalu namun ia tidak hadir karena sakit. Hingga kini, Gubernur sendiri masih berada di kediamannya di Koya dengan alasan sakit. (fia/wen)

newsportal

Recent Posts

Pangkogabwilhan Diminta Evaluasi Sistem Operasi di Papua

Mandenas menilai peristiwa tersebut berpotensi terjadi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Jika korban mencakup perempuan…

22 hours ago

Target Sentuh Atap Langit, Temui Masjid Megah di Tepi Danau

Berada di tapal batas Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat dengan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Puncak…

23 hours ago

Hitung-hitungan Dana Otsus Harus Sampai Akhir Tahun

Pelaksana Tugas Kepala Bapperida Papua, Muflih Musaad mengatakan penyusunan usulan dilakukan mengacu pada kriteria penggunaan…

1 day ago

Pengelolaan Sagu Harus Bisa Berkelanjutan

Menurut Lunanka, penguatan budidaya menjadi langkah penting untuk memastikan ketersediaan sagu dalam jangka panjang, sekaligus…

1 day ago

Papua Lepas 840 Calon Jemaah Haji

Menariknya, Aryoko juga meminta para jamaah untuk mendoakan Provinsi Papua, agar pembangunan di Papua bisa…

1 day ago

Terapi Baru untuk Kanker Stadium Lanjut Kini Tersedia di Dalam Negeri

“Pendekatan CRS dan HIPEC merupakan terapi yang bersifat definitif pada kasus kanker dengan keterlibatan peritoneal.…

1 day ago