Categories: BERITA UTAMA

Kasus Baru di Daerah Kian Bertambah, Sinergitas Sangat Diharapkan

JAYAPURA-Penularan Covid-19 di tengah-tengah masyarakat, khususnya di Provinsi Papua, masih jelas adanya. Hal ini didukung dengan data Satgas Covid-19 Provinsi Papua, dimana kembali terjadi penambahan kasus positif di Papua sebanyak 17 kasus positif baru, Senin (27/7) kemarin.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG(K)., menyebutkan penambahan 17 kasus positif baru di Papua tersebut berasal dari Kota Jayapura 11 kasus, 3 kasus di Pegunungan Bintang, 2 kasus di Kepulauan Yapen, dan 1 kasus di Biak Numfor.

“Penambahan 17 kasus ini diharapkan menjadi perhatian kita semua. Kabupaten/kota terdampak diharapkan dapat saling bergandengan tangan, bersinergi, terutama bersama Satgas Covid 19 Provinsi Papua dalam upaya besar memutus mata rantai penyebaran Covid 19,” ujar dr. Silwanus Sumule, kemarin.

Masyarakat, di sisi lain, diharapkan untuk dapat memberikan dukungannya terhadap penanganan Covid-19 di daerahnya masing-masing. Caranya, tidak lain dengan menjalankan protokol kesehatan sebagaimana yang terus menerus disampaikan pemerintah.

“Patuhi protokol kesehatan. Jaga jarak, kenakan masker, dan rajin cuci tangan dengan sabun di air mengalir, merupakan langkah-langkah yang dapat kita lakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Selain mengonfirmasi penambahan kasus positif baru, dr. Sumule juga menyebutkan bahwa terdapat penambahan kasus suspek atau yang sebelumnya disebut Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yaitu 1 kasus di Kota Jayapura. Sedangkan, kasus kontak erat atau  Orang Dalam Pemantauan (ODP) juga terjadi penambahan sebanyak 117 orang.

Jumlah tersebut berasal dari Kabupaten Merauke sebanyak 98 orang, 10 orang dari Nabire, 8 orang dari Mimika, dan 1 orang dari Boven Digoel. Kasus sembuh juga bertambah sebanyak 9 pasien, yakni 3 pasien dari Kota Jayapura, 3 pasien dari Kabupaten Jayapura, 2 pasien dari Biak Numfor, dan 1 pasien dari Mimika.

“Dengan demikian, secara kumulatif, angka kumulatif kasus positif di Papua telah mencapai 2.890 kasus, di mana 1.514 pasien dirawat, 1.344 pasien telah sembuh, dan 32 pasien meninggal dunia. Sedangkan kasus kontak erat sebanyak 3.059 orang, suspek berjumlah 233 pasien, dan pemeriksaan PCR/TCM yang telah mencapai 25.691 sampel,” pungkasnya. (gr/nat)

newsportal

Recent Posts

Dana Otsus Bukan untuk Operasional dan Belanja Kantor!

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…

2 days ago

Bupati Keerom Minta Distrik Bersih dan Aman jelang Puncak HUT RI

Fokus utama arahan tersebut adalah menjaga keamanan, kebersihan, serta kedisiplinan jajaran pemerintahan distrik dalam melayani…

2 days ago

Kapolres Merauke: Jangan Sampai Kejadian di Puncak Terjadi di Merauke

Leonardo mengatakan, kejadian tersebut menjadi perhatian bersama karena menimbulkan kerugian. Karena itu, berbagai potensi persoalan…

2 days ago

Ini Alasan Fatal Mengapa Bendera Merah Putih Haram Menyentuh Tanah!

Pengibaran Bendera Merah Putih menjadi salah satu bagian paling dinantikan dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan.…

2 days ago

Potensi Besar di Sektor Retribusi, Tapi Terbentur Kepentingan Masyarakat Adat

   Car Free Day (CFD) yang digelar setiap Sabtu tersebut kini menjadi salah satu ruang…

2 days ago

Meriahkan HUT RI, Joged Veronika dan Yospan Asaibori di Mandala

  Salah satu atraksi yang akan menjadi perhatian dalam peringatan HUT ke-81 RI tahun ini…

2 days ago