Categories: BERITA UTAMA

Pekerja Jalan Diserang 25 Warga di Yahukimo

Osman Marbun

*Dua Orang Kena Panah

JAYAPURA- Sebanyak 25 orang warga dilaporkan melakukan penyerangan terhadap pekerja jalan yang sedang melakukan survei lokasi di KM 40 dari Dekai, Kabupaten Yahukimo menuju Kenyam, Kabupaten Nduga, Jumat (25/10).

Dimana sekelompok orang tersebut keluar dari hutan dan langsung melakukan penyerangan terhadap rombongan petugas dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) XVIII Jayapura yang ada di atas kendaraan  milik kontraktor.

Akibat penyerangan tersebut, Kepala Satuan Kerja BBPJN XVIII Jayapura, Hanafi dan staf PT. Agung Mulia Iriana Heri Agus mengalami luka akibat dipanah. Kini keduanya sedang mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Umum Dekai.

Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) XVIII Jayapura Osman Marbun saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos membenarkan kejadian tersebut. 

Dikatakan, rombongan dari BBPJN XVIII Jayapura ke lokasi untuk melakukan monitoring.“Mereka berangkat ke lokasi  sekira pukul 11.00 WIT, dengan jumlah 7 orang menggunakan kendaraan damtruk milik kontraktor. Tapi, saat berangkat tanpa sepengetahuan saya atau tidak memberi tahu saya,” ucap Osman saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos melalui telepon selulernya, Jumat (25/10).

Dikatakan, tim yang berjumlah 7 orang tersebut salah satunya ada yang dari Jakarta ke lokasi untuk monitoring. Padahal, sebelumnya Dandim telah menyurat menyatakan situasi di lokasi tersebut belum kondusif. “Proses pengerjaan jalan di daerah Pegunungan Papua sementara kami hentikan beberapa hari belakangan. Termasuk Dekai lantaran faktor keamanan,” ucapnya.

Untuk kedua korban kata Osman menyebutkan sudah sadarkan diri usai mendapatkan perawatan medis di  RSUD  Dekai. Rencananya korban dan tim akan diberangkatkan dari Dekai ke Jayapura dan pesawat sudah berada di Dekai.

“Pengerjaan jalan akan dilanjutkan kembali tunggu situasi benar-benar kondusif, dan menunggu adanya instruksi dari aparat  keamanan,” katanya.

Secara terpisah Kapolres  Yahukimo, AKBP. Angling mengatakan, terkait dengan kejadian tersebut sebanyak empat orang dari pihak BBPJN XVIII Jayapura telah dimintai keterangannya. Pihaknya juga sudah melakukan olah TKP.

“Mereka ini ke lokasi tanpa sepengetahuan kami. Bahkan kami juga tidak tahu kegiatan mereka,” ucap Angling saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos.

Disinggung dari kelompok yang melakukan penyerangan, Angling belum bisa memastikanya. Namun kemungkinan diduga kejadian tersebut akibat salah paham. “Pasalnya saat di lokasi pihak Balai Jalan ini sedang foto-foto, dan ada dari masyarakat yang melarang untuk memotret di lokasi tersebut. Kemungkinan ini hanya salah paham,” tuturnya.

Situasi Yahukimo sendiri lanjut Kapolres kondusif. Dirinya meminta masyarakat untuk tetap beraktivitas seperti biasa. (fia/nat)

newsportal

Recent Posts

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

5 minutes ago

Pengunjung Kurang, Pendapatan Pengelola Pantai Hamadi Merosot

   Para pengelola pantai dan penyedia jasa penyewaan pondok wisata kini harus menelan pil pahit…

5 hours ago

Festival Port Numbay 2026 Promosikan Potensi Kampung Wisata

   Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Richard J. Nahumury, mengatakan Festival Port…

7 hours ago

Tingkatkan Daya Saing UMKM, Pemkot Perkuat Legalitas dan Manajemen

Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM)…

8 hours ago

Disiplin dan Berintegritas Kunci Pelayanan Publik Berkualitas

  Menurut Abisai, ASN merupakan ujung tombak penyelenggaraan pemerintahan. Karena itu, setiap pegawai dituntut untuk…

9 hours ago

Lomba Gerak Jalan HUT RI  Disambut Antusias 

   Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Jayapura, Bobby Johanis Enos Awi,…

10 hours ago