

JAYAPURA-Mewakili Papua, Briptu Fathmah Mariana Rahayaan yang kesehariannya bertugas sebagai Bintara Unit Tipikor Polres Merauke terpilih menjadi anggota pasukan penjaga perdamaian PBB yaitu pasukan Garuda tahun 2020.
Keberangkatan Briptu Fathmah merupakan kado untuk Polda Papua dalam rangka memperingati HUT Polwan RI ke-72.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal menyampaikan, keberhasilan salah satu Polwan yang berhasil bergabung dalam jajaran pasukan perdamaian PBB yakni pasukan Garuda yang akan melaksanakan penugasan ke Republik Afrika Tengah.
“Briptu Fathmah masuk dalam pasukan Garuda setelah melewati beberapa tahapan seleksi yang sangat ketat, kurang lebih enam bulan lamanya. Hingga Senin (24/8) dilaksanakan pembaretan UN oleh Irjen Pol. Drs. Johanis Asadoma selaku Kadiv Hubungan Internasional Polri,” terang Kamal, Selasa (25/8).
Adapun jadwal keberangkatan direncanakan pada tanggal 4 September 2020 ke daerah misi Afrika Tengah. Di negara yang berbatasan dengan negara Chad, Sudan, Republik Demokratik Kongo, Republik Kongo dan Kamerun tersebut, Fathmah Rahayaan akan bertugas kurang lebih selama 1 tahun.
“Misi pemeliharaan perdamaian PBB merupakan satu dari sejumlah tugas Divisi Hubungan Internasional Mabes Polri,” jelas Kamal.
Menurut Kamal, terpilihnya Briptu Fathmah Mariana Rahayaan mendapatkan dukungan moril maupun doa yang terbaik kepada Polwan yang akan mengharumkan nama Polres Merauke, bangsa dan negara Indonesia di dunia internasional. (fia/nat)
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…