Categories: BERITA UTAMA

Mantapkan Ketahanan Pangan Nasional, Bupati Koordinasi Lintas Kementerian

KEEROM-Pemerintah Kabupaten Keerom terus berupaya untuk mendorong food estate ketahanan pangan nasional komoditas jagung. Saat ini Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut., MUP., melakukan koordinasi lintas kementerian.

“Koordinasi Lintas Kementerian Lembaga terus saya lakukan dalam rangka pengembangan budidaya jagung di Kabupaten Keerom,” ungkap Bupati kepada Cenderawasih Pos, Jumat (24/6).

“Saya juga sudah rapat bersama Dirjen Tanaman Pangan dan Sekretaris Dirjen Prasarana Pertanian Kementerian Pertanian RI, juga melakukan koordinasi dan komunikasi bersama Kementerian Investasi RI pak Bahlil terkait percepatan penanaman jagung di Kabupaten Keerom,” sambungnya.

Menurut Bupati Gusbager, dari hasil koordinasi kementerian, ada beberapa langkah yang akan dilakukan. Seperti persiapan pembangunan pusat pelatihan dan pendidikan (laboratorium) lapangan budidaya jagung pertama di Papua kerja sama Mabes Polri dan Pemerintah Kabupaten Keerom.

“Koordinasi teknis penanaman awal jagung program ketahanan pangan nasional segera dimulai tahun 2022. Pemkab Keerom dan Kementerian Pertanian RI, Kementerian PUPR, Mabes Polri, kabupaten/kota, BUMN, dan masyarakat membangun kemitraan public-private partnerships merupakan kunci sukses,” ujarnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Keerom itu juga menyebutkan jika program budidaya jagung di Keerom akan menopang ketahanan pangan wilayah Indonesia, khususnya wilayah timur.

“Gerakan ketahanan pangan nasional harus menjadi komitmen bersama. Tanpa ketahanan pangan yang stabil dan berkelanjutan, maka kerawanan pangan akan mengancam kehidupan bangsa kita,” tambahnya.

“Terima kasih kepada bapak Kapolri, bapak Menteri Pertanian, Dirjen Tanaman Pangan dan Dirjen PSP Kementan RI. Apa yang ingin kita capai? Peningkatan kapasitas produksi, diversifikasi pangan lokal, penguatan cadangan dan sistem logistik pangan di daerah, pengembangan pertanian modern dan ekspor secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, dalam mendukung food estate budidaya jagung, Pemerintah Keerom akan menyediakan sekitar 3.000 hektar lahan milik petani Keerom. (eri/nat)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: KEEROM

Recent Posts

Semakin Susah Didapat, Jika Ada Harganya pun Relatif Mahal

Bagi masyarakat adat Sentani, ikan ini bukan sekadar sumber pangan. Gabus Sentani memiliki nilai budaya,…

4 hours ago

Lerai Perkelahian Dua Kelompok Pemuda, Seorang Warga Ditembak Gunakan Senapan Angin

Seorang warga Merauke bernama Jimmy Balagaize (33) terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan…

7 hours ago

Ada 3.617 Pengangguuran Terbuka di Merauke

Kehadiran perusahaan di bidang perkebunan di Merauke khususnya perkebunan kelapa sawit dan sekarang ini perkebunan…

8 hours ago

Kejari Diminta Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi RBLH di Hoya

Dalam keterangan yang diterima media ini, Ketua DAD Mimika, Vinsent Oniyoma, mengatakan bahwa berdasarkan informasi…

9 hours ago

Tim Jibom Evakuasi Mortir Diduga Peninggalan Perang Dunia II

Evakuasi dilakukan setelah adanya laporan masyarakat terkait temuan benda yang diduga bahan peledak berbahaya. Menindaklanjuti…

10 hours ago

Jelang Tahun Ajaran Baru, Warga Serbu Dukcapil Jayawijaya

Memasuki musim penerimaan siswa baru, kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Jayawijaya diserbu…

11 hours ago