

JAYAPURA-Polresta Manokwari kini tengah mendalami kasus meninggalnya tiga orang karyawati di kawasan Lokalisasi 55, Maruni, Distrik Manokwari Selatan, pada Kamis (18/9) malam. Ketiga korban masing-masing berinisial EM (24), RA (25), dan AN (34). Ketiganya menghembuskan napas terakhir di RSUD Manokwari setelah mengkonsumsi minuman keras (miras) yang diduga oplosan.
Kapolresta Manokwari Kombes Pol Ongky Isgunawan membenarkan peristiwa tragis ini. Ia menjelaskan bahwa dua jenazah korban telah dipulangkan ke kampung halaman mereka di Jawa, sementara satu korban lainnya dimakamkan di Manokwari.
“Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Kami telah memeriksa sembilan orang saksi, termasuk pemilik lokalisasi, serta melakukan olah TKP untuk mengungkap asal usul miras yang dikonsumsi para korban,” ungkap Kombes Ongky saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin (22/9).
Selain memeriksa saksi, polisi juga menyita sekitar 100 botol miras dari lokasi kejadian. Tak hanya itu, sebanyak 53 orang warga di sekitar lokasi turut menjalani pemeriksaan kesehatan di rumah sakit karena diduga ikut mengonsumsi minuman yang sama. Beruntung, seluruh warga tersebut dinyatakan aman dan telah kembali beraktivitas normal.
Page: 1 2
Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…
Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…
Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…
Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…
Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…
Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…