Categories: BERITA UTAMA

Sampaikan Perkembangan Pendidikan Tinggi di Papua

FOTO BERSAMA: Rektor Uncen, Dr. Ir. Apolo Safanpo, ST., MT., berfoto bersama staf ahli Menteri Luar Negeri RI dan Dubes RI untuk Britania Raya di London, Kamis (20/6). (FOTO : Apolo for Cenderawasih Pos)

Rektor Uncen Jadi Narasumber di Parlemen Inggris

JAYAPURA- Rektor Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, Dr. Ir. Apolo Safanpo, ST., MT. diberi kepercayaan oleh Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia untuk berbicara di parlemen Inggris. Ini berdasar surat tugas dari Menteri Luar Negeri yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Mayerfas. 

Ini untuk menjadi narasumber dalam pertemuan antara Kementerian Luar Negeri RI, Kedutaan Besar RI untuk Britania Raya, dan Parlemen Inggris di Gedung Parlemen Inggris di London, United Kingdom yang digelar Kamis, 20 Juni 2019.

 Dikatakan pada Jumat, (21/6) Rektor, Apolo juga diberi kesempatan menjadi narasumber dalam pertemuan antara kementerian Luar Negeri RI, Kedubes RI, dan akademisi (Cendikiawan) dari University of York, UK. Acara ini digelar di ruang pertemuan kedutaan besar Republik Indonesia untuk Britania Raya di London.

 “Jadi saya diminta oleh Kemenlu untuk memberikan materi dan ini menjadi satu pengalaman berharga bisa bicara di parlemen Inggris,” jelasnya dalam rilis yang dikirim, Ahad (23/6).

 Materi yang dibawakan sendiri tak lepas dari perkembangan pendidikan tinggi di Papua. Banyak pertanyaan soal apa yang bisa dilakukan agar pendidikan tinggi di Papua bisa dinikmati oleh semua anak usia kuliah. “Itu satu materi yang ditanyakan, jadi parlemen ingin mengetahui strategi dan kendala yang bisa dilakukan untuk mendorong pendidikan tinggi di Papua yang lebih baik,” imbuhnya.  

Tak hanya itu, pada Sabtu (22/6), Rektor Uncen, Apolo juga diberi kepercayaan dan kesempatan untuk menjadi key speaker dalam Panel Lingkar Studi Papua, pada kegiatan The 19th Indonesian Scholars International Convention (ISIC 19th) di University of Nottingham, UK. 

 Kegiatan ini juga dihadiri Dirjen SDID Kemenristekdikti, Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, MSc., PhD., Duta Besar RI untuk Britania Raya di London, Dr. Rizal Sukma, M.Sc., dan Staf ahli Menteri Luar Negeri RI, Dr. Teuku Faizasyah, M.Sc. “Ini sebagai informasi awal saja. Untuk lebih deailnya akan saya paparkan sekembali nanti,” imbuhnya. (ade)

newsportal

Recent Posts

Isu Penghentian Rekrutmen CPNS Diklarifikasi

Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…

11 hours ago

Ikan Sapu-sapu “Serang” Danau Sentani?

Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…

12 hours ago

Papua Krisis Tenaga Laboratorium Medik

Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…

13 hours ago

Bertahun-tahun Tugas di Nusakambangan, Sempat Tegang Saat Tiba di Lapas Abepura

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…

14 hours ago

Wali Kota Kembali Tegaskan Larangan Pungli di Sekolah

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…

15 hours ago

Satgas Mafia BBM Selidiki Kasus Modifikasi Tangki BBM

Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…

16 hours ago