

Ketua Harian Satgas Covid 19 Provinsi Papua, Welliam Manderi
*Efek Cakupan Vaksinasi Meningkat
JAYAPURA-Upaya pencegahan dan penanganan Covid-19 di Provinsi Papua nampak memberi hasil yang cukup memuaskan.
Pasalnya setelah pelaksanaan event Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, Tim Satgas Covid-19 dan semua pihak terus berupaya melakukan penanganan kasus Covid-19. Khususnya bagi para atlet dan ofisial PON XX Papua yang terpapar, upaya tersebut juga membawa hasil yang cukup baik. Dimana tercatat beberapa hari terakhir kasus terkonfirmasi hampir tidak ditemukan di kabupaten dan kota di Provinsi Papua
Ketua Harian Satgas Covid-19 Provinsi Papua, William R. Manderi menjelaskan penurunan kasus terkonfirmasi di Provinsi Papua merupakan upaya dari semua pihak. Termasuk masyarakat yang tingkat kesadarannya dalam menerapkan protokol kesehatan juga meningkat.
“Melihat angka terkonfirmasi kita pada beberapa hari ini, hampir semua kabupaten/kota tercatat 0 kasus, kecuali Kabupaten Mimika pada tanggal 20 Oktober lalu, 1 kasus,” ungkap William Manderi kepada Cenderawasih Pos, Jumat (22/10).
Meskipun demikian William Manderi mengingatkan semua pihak agar tidak lengah dengan kondisi yang terjadi saat ini. Dirinya meminta masyarakat untuk tetap mematuhi dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.
William Manderi juga meminta warga yang belum divaksin Covid-19 agar secara sukarela untuk divaksin. Sebab diakuinya penurunan kasus ini juga berkaitan dengan begitu gencarnya percepatan vaksinasi dilakukan di Papua.
“Percepatan vaksinasi ini juga menjadi satu kunci bahwa angka terkonfirmasi Covid-19 menurun, karena cakupan vaksinasi yang terus meningkat. Selain itu masyarakat sudah mulai terbiasa dengan disiplin penggunaan prokes,” tambahnya.
Untuk level PPKM di Provinsi Papua, William Manderi menyebutkan hingga saat ini, level PPKM kabupaten dan kota di Provinsi Papua masih berada pada level 2 dan 3. Dirinya berharap, pemerintah daerah yang wilayahnya masih berada di level 3 PPKM dapat segera turun ke level 2 dan yang level 2 bisa turun ke level 1.
“Kota Jayapura sudah masuk dalam posisi Level 2. Kami harapkan ini tetap dipertahankan. Begitu juga dengan kabupaten lainnya,” tambahnya.
Untuk menurunkan level PPKM tersebut, William Manderi berharap pemerintah kabupaten dan kota di papua terus meningkat cakupan vaksinasi di daerah masing-masing. Sebab menurutnya, indikator pengukur level PPKM berdasarkan cakupan vaksinasi.
“Untuk daerah yang cakupan vaksinasinya masih rendah, masih terhitung dalam daerah level 3. Kami mengimbau agar progres percepatan vaksinasi bisa terus dilakukan,” pungkasnya.(ana/nat)
Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, kecolongan. Enam orang tahanan kasus…
Menurutnya, pengurus yang bergabung dalam organisasi olahraga harus memiliki tujuan yang sama, yakni membangun prestasi…
Siapa sangka, berawal dari modal nekat pasca-menganggur, produk hiasan dinding dan kaligrafi estetik buatannya kini…
Prestasi ini bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan simbol keberhasilan masyarakat Tolikara dalam membangun masa depan…
Usman mengaku rumahnya digeledah selama kurang lebih 30 menit. Dalam proses tersebut, ia mengklaim mendapat…
Zulhas menghitung bahwa jika penyelewengan ini terus berlanjut selama satu tahun, kerugian negara dapat mencapai…