Ditambahkan apa yang terjadi terhadap Kantor Telkom tersebut merupakan puncak kemarahan dari masyarakat Merauke yang mana sudah 8 kali jaringan putus namun tidak pernah terjadi upaya dari pihak Telkom dan pemerintah. “Mengapa pemerintah karena pemerintah tutup telinga sampai 8 kali kejadian tidak pernah melakukan langkah-langkah untuk mengatasi lebih khusus masalah internet,” jelasnya.
Ia juga menyesalkan tindakan oknum aparat keamanan kepada masyarakat. “Karena kami datang murni untuk membawa aspirasi masyarakat. Kami tidak mau ada bentrok masyarakat dengan masyarakat, masyarakat dengan mahasiawa dan mahasiswa dengan pihak keamanan. Ini terjadi diluar konsep aksi yang kami lakukan hari ini,” pungkasnya.
Sekira pukul 14.00 WIT, Polisi terpaksa melepaskan tembakan peluru hampa dan gas air massa semakin aksi brutal antara pendemo dan aparat keamanan saling bentrok. Namun pukul 16.00 WIT akhirnya pendemo membubarkan diri.(ulo/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Pelaksana Tugas Kepala DLHK Kota Jayapura, Simon Petrus Koirewoa, menjelaskan bahwa pendataan yang dilakukan tidak…
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jayapura, Steven Alexander Wonmaly, mengatakan penetapan tersebut mengacu pada Peraturan…
Dalam peristiwa tersebut, seorang pria bernama Yoram sempat disiram menggunakan bensin oleh sang istri berinisial…
Kepala DLH Kabupaten Jayapura, Salmon Telenggen, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan PLN untuk membantu proses…
Selain kepala daerah, gubernur juga mengingatkan kepada direktur dan seluruh tenaga medis untuk senantiasa siap…
Kepala DPMPTSP Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, mengatakan pertemuan tersebut membahas rencana kerja sama strategis untuk…