Categories: BERITA UTAMA

Dianiaya OTK, Satu Warga Sipil Tewas

Jenazah Stefanus Mella saat dievakuasi menuju Kabupaten Mimika dan selanjutnya diberangkatkan ke kampung halaman di Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur Jumat (22/1). ( foto: Humas Polda Papua for Cepos)

JAYAPURA-Dua warga sipil dianiaya orang tak dikenal (OTK) di depan SMK Negeri 1 Kenyam, Distrik Kenyam Kabupaten Nduga, Kamis (21/1).

Akibat penganiayaan tersebut, satu orang korban atas nama Stevanus Mella  (40) meninggal dunia. Sementara korban Benny Kurniawan Brahmana (27) luka-luka.

 Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal menerangkan, kejadian berawal pada Kamis sekira pukul 22.00 WIT. Korban Stevanus Mella dan Benny Kurniawan Brahmana bermain wifi di gorong-gorong jalan masuk SMKN 1 Kenyam.

Pada saat akan pulang sekira pukul 22:30 WIT. Empat orang remaja yang tidak dikenal datang meminta rokok kepada Benny. Saat diberikan rokok tiba-tiba dari arah belakang salah satu remaja tersebut membacok bagian belakang leher korban sehingga korban spontan merampas parang dan membuangnya.

 “Korban langsung berlari ke arah PLTS dengan jarak 150 meter untuk meminta pertolongan kepada seorang pegawai PLTS bernama Anton.  Korban langsung diamankan ke Mapolsek Kenyam menggunakan mobil pikap milik PLTS,” ungkap Kamal, Jumat (22/1).

Anggota yang menerima laporan tersebut langsung mengevakuasi korban untuk mendapatkan perawatan medis. Kapolsek bersama anggota menuju ke lokasi kejadian dan menemukan korban Stevanus telah tergeletak di samping gorong-gorong jalan masuk SMK N 1 Kenyam. Korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Kenyam untuk dilakukan visum.

“Personel gabungan masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Pasca kejadian situasi di Kabupaten Nduga aman dan kondusif,” kata Kamal.

Pasca kejadian, jenazah korban Stevanus Mella sudah diterbangkan ke Kabupaten Mimika dan selanjutnya diberangkatkan ke kampung halaman di Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Jumat (22/1). Sementara untuk korban Benny Kurniawan Brahmana masih mendapat perawatan medis di Puskesmas Kenyam. (fia/nat)

newsportal

Recent Posts

Nasib RD di Persipura Belum Jelas

Kursi pelatih kepala Persipura Jayapura hingga saat ini belum jelas, alias masih lowong. Tim berjuluk…

16 hours ago

Gubernur Singgung Soal Benalu yang Ambil Keuntungan

Fakhiri menyatakan mengetahui soal "permainan lama" tersebut. “Barang itu saya tahu, gubernur-gubernur terdahulu kan membuat…

17 hours ago

MRP Minta Kewenangan Pengelolaan SDA Jangan Semua Oleh Pusat

Ketua MRP, Nerlince Wamuar, mengatakan rapat tersebut merupakan tindak lanjut amanat Pasal 20 ayat (1)…

18 hours ago

Rumah Dibangun Tahun 1921 Jadi Saksi Bisu Sebelum Indonesia Merdeka

PAPAN demi papan dilepas perlahan. Genting-genting tua diturunkan dari atap yang mulai rapuh. Beberapa warga…

19 hours ago

Kapolda: BKO Mabes Standby hingga Juli

Ia menjelaskan, keberadaan personel BKO masih diperlukan untuk mendukung upaya pemulihan keamanan pasca konflik yang…

20 hours ago

Gerayangi Murid, Oknum Guru Ngaji Diamankan Polisi

Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Ps Kasi Humas Ipda Andre MSB dikonfirmasi membenarkan laporan…

21 hours ago