Categories: BERITA UTAMA

Keberadaan Pesawat Rimbun Air Masih Belum Jelas

RAPAT KOORDINASI: Tim SAR Gabungan saat menggelar rapat koordinasi pencarian pesawat Rimbun Air jenis Twin Otter DHC6 di Bandara Timika, Jumat (20/9). ( FOTO: Basarnas for Cepos)

JAYAPURA-Pencarian terhadap pesawat Rimbun Air jenis Twin Otter DHC6 dengan nomor registrasi PK CDC milik PT Carpendiem Aviasi Mandiri, yang hilang kontak dalam penerbangan Timika-Ilaga, Rabu  (18/9) hingga hari ketiga belum membuahkan hasil.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika, Monce Brury  mengatakan, pencarian terpaksa dihentikan sementara karena titik lokasi hilangnya kontak pesawat Rimbun Air tertutup kabut tebal, Jumat (20/9) kemarin. 

Selain itu, cuaca berkabut menyebabkan tim pencari tidak bisa melihat objek di bawah. “Cuaca di sekitar lokasi sedikit hujan. Namun lebih banyak kabut awan tebal, sehingga tidak memungkinkan dilakukan pencarian, karena tidak ada objek yang bisa dilihat. Tim memutuskan kembali,” ucap Moce.

Dikatakan, pencarian pesawat Rimbun Air jenis Twin Otter DHC6 melibatkan 10 personel yang terdiri dari 4 orang dari Basarnas, 4 orang dari Brimob. Ditambah satu orang dari TNI Angkatan Udara beserta kru.

“Total tiga pesawat dikerahkan untuk membantu melakukan pencarian melalui udara. Pencarian dilakukan sejak pukul 06.00 WIT dan sore tadi ada satu tim yang naik. Namun kami masih menunggu,” tuturnya.

Pihaknya hingga kemarin belum menangkap signal ELT milik pesawat Rimbun Air PK –CDC. Padahal sesuai aturan seluruh pesawat harus memiliki alat ELT untuk memudahkan pencarian jika terjadi suatu kecelakaan.

“ELT adalah alat untuk memancarkan singal. Namun kami belum menangkap signal itu. Ini juga menyulitkan kami. Sebab kalau sudah memancarkan signal, kami tidak melakukan pencarian, melainkan evakuasi,” jelasnya. 

Ditambahkan, pihaknya tengah memfokuskan pencarian pada titik area hilangnya kontak pesawat Rimbun Air di sekitar Kampung Hoya, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak.

“Kami sudah menginformasikan kepada warga di sekitar agar turut membantu pencarian dari darat,” pungkasnya. (fia/nat)

newsportal

Recent Posts

Ditinjau Tim dari Menko Polhukam, 333 Rumah Terdampak Konflik Sosial Bakal Terealisasi

Tim yang diturunkan ke Wamena saat ini dari Menko Polhukam, BNPB, Danrem 172/ PWY, PLN…

24 minutes ago

BPS Jayawijaya Memastikan Inflasi September 2026 Mencapai 3.28 Persen

Kepala BPS Jayawijaya Arther Purmiasa menyatakan Pada Bulan September 2026, terjadi inflasi sebesar 3,28 persen…

1 hour ago

Tujuh Dokter UGD RSUD Boven Digoel Mogok, Pemkab Tarik Empat Dokter Puskesmas

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel Adolof Andatu, Amd, Kep, SKM. ketika dikonfirmasi media ini…

2 hours ago

KMN Rizki Jaya Utama 01 Bocor di Laut Arafura, Satu ABK Masih Dalam Pencarian

Akibat kecelakaan tersebut, satu dari sembilan orang Anak Buah Kapal (ABK) yang berada di atas…

3 hours ago

BMKG: Poster Larangan Menampung Air Hujan akibat ‘Cloud Seeding’ Hoaks

Poster yang beredar luas di media sosial tersebut sempat memicu keresahan warga Timika.  Narasi di…

4 hours ago

Wilayah Kodam XVII/Cenderawasih Tinggal Dua Provinsi

  Menurut Pangdam, jika tidak ada perubahan, peresmian akan dilakukan pada 5 Oktober mendatang. Khusus…

7 hours ago