

Tim Asistensi dan Supervisi Mabes Polri yang dipimping Kepala Operasi Nemangkawi saat meninjau ke spot peternakan Babi Binaan Binmas Noken Polri di Kampung Petrosea SP 2, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Selasa (18/6).( FOTO : Satgas Nemangkawi)
Tim Asistensi dan Supervisi Mabes Polri Kunjungi Spot Peternakan Babi Timika
JAYAPURA-Binmas Noken Polri kembali mendapat apresiasi dari Tim Asistensi dan Supervisi Mabes Polri, dalam kunjungan yang dipimping langsung Kepala Operasi Nemangkawi ke spot peternakan Babi Binaan Binmas Noken Polri di Kampung Petrosea SP 2, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Selasa (18/6).
Dalam peninjauan spot peternakan babi yang dihadiri perwira tinggi dan menengah dari Tim Asistensi dan Supervisi, Brigjen Pol. Drs. Imam Sugianto M.S.i., Brigjen Pol. Drs. Sadono Budi Nugroho, SH., Brigjen Pol. Drs. Anang Syarif Hidayat, Brigjen Pol. Drs. Edi Mardianto, Kombes Pol. Guruh Fadiyanto, Kombes Pol. Rusdi Hartono, Kombes Pol. Laksana, Kombes Pol. Dadang Raharja, AKBP. Alex Suryohadi, dan AKBP. Abas Basuni. Tim ini dipimpin langsung Ka Ops Nemangkawi Brigjen Pol. Heri Rudolf Nahak.
Di sela-sela kunjungan tersebut, Tim Asistensi dan Supervisi dari Mabes Polri Brigjen Pol Drs Imam Sugianto M.S.i yang mewakili Tim Asistensi dan Supervisi memberikan tanggapan tentang spot peternakan Binmas Noken Polri.
Dirinya sangat mengapresiasi atas apa yang dilakukan Binmas Noken Polri. Sebab program ini sebagai bentuk dari fungsi Kepolisian yang utama dalam melakukan pendekatan soft approach terhadap masyarakat Papua.
“Dalam kurun waktu satu tahun ini, Binmas Noken Polri sudah banyak memberikan ilmu pengetahuan tentang cara berternak, bertani kepada masyarakat asli Papua. Itu yang kami inginkan,” ucapnya sebagaiman rilis yang diterima Cenderawasih Pos, Rabu (19/6) kemarin.
Menurutnya, kegiatan Binmas Noken sangat bagus dan positif. Dimana program-program dari Binmas Noken Polri dapat meningkatkan sumber daya manusia setempat khususnya yang ada di papua.
Dirinya berharap, ke depan program Binmas Noken Polri lebih dikembangkan dan terus melakukan kerja sama dengan pemerintah daerah setempat. Dalam hal ini Dinas Peternakan harus juga ikut peduli dalam memberdayakan khususnya di bidang peternakan babi.
“Ternak babi di Papua sudah menjadi aset bagi masyarakat Papua dan sesuatu yang juga dianggap harta berharga. Saya berharap dari program Binmas Noken Polri, masyarakat Papua dapat menyerap dan mengaplikasikan ilmu untuk generasi muda Papua agar dapat membangun daerahnya sendiri,” tuturnya.
Kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan Kepolisian di tengah masyarakat tentu tak terlepas dari bagaimana Polisi ingin memberdayakan masyarakat Papua agar bisa mandiri dan sejahtera di tanah mereka sendiri. (fia/nat)
Kewenangan pengelolaan sekolah SMA/K di Papua seolah seperti permainan ping pong, antara pemerintah kabupaten/kota dengan…
Pernyataan ini menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan formal atau pemenuhan tradisi, melainkan komitmen jangka…
Dalam arahannya, Haris Yocku meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat melakukan penataan kawasan…
Untuk mendukung operasional pengangkutan sampah tersebut, pemerintah menetapkan biaya retribusi. Pares menekankan bahwa nilai nominal…
rea Manager Communication Relations and CSR Papua Maluku Ispiani Abbas mengimbau masyarakat untuk turut berperan…
Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, kecolongan. Enam orang tahanan kasus…