

Suasana taraweh perdana di Masjid Baitul Hikmah Kompleks SMAN 4 Entrop, Rabu (18/2). (foto:Priyadi)
JAYAPURA-Pemerintah Republik Indonesia melalui Menteri Agama resmi menetapkan awal Ramadan pada Kamis (19/2) setelah pelaksanaan sidang isbat pada Selasa (17/2) malam. Dengan penetapan tersebut, pada Rabu (18/2) malam, umat Muslim di berbagai wilayah, khususnya di Kota Jayapura, mulai melaksanakan salat Isya yang dilanjutkan dengan salat tarawih berjamaah di masjid-masjid.
Pelaksanaan awal bulan suci Ramadan tahun ini memang tidak sama. Untuk organisasi Muhammadiyah telah lebih dulu melaksanakan salat taraweh pada Selasa malam sedangkan untuk warga Nahdatul Ulama dan pemerintah memulai pada Rabu malam. Meski terjadi perbedaan waktu namun antusias umat muslim menyambut bulan suci sangat terlihat. Banyak masjid-masjid dipenuhi jamaah.
Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Baitul Hikmah Komplek SMAN 4 Entrop, Mulyani, mengatakan bahwa pada malam perdana salat tarawih, jumlah jamaah yang hadir membludak seperti tahun-tahun sebelumnya. Bahkan, lantai dua masjid turut terisi penuh oleh jamaah. “Pada malam pertama tarawih, jamaah memang selalu penuh. Baik laki-laki maupun perempuan hadir dengan antusias,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pada malam pertama belum dilaksanakan tausiah dan hanya difokuskan pada pelaksanaan salat tarawih. Tausiah rencananya akan dimulai pada malam kedua Ramadan.
Page: 1 2
Menanggapi aspirasi para petani, Menteri Pertanian langsung menghubungi pihak Pertamina untuk mencari solusi atas keterbatasan…
Di kota ini, angkutan umum khususnya angkot atau taksi lokal bukan sekadar sarana mobilisasi, melainkan…
Ketua DPRP Papua Pegunungan Yos Elopere, S,IP, M.KP meminta Wamendagri Ribka Haluk, Gubernur Papua Pegunungan…
Ketua Komisi IV DPR Papua Pegunungan, Terius Wakur meminta Gubernur Papua Pegunungan segera memberikan teguran…
Mediasi mempertemukan Buang Mahuze yang mengaku sebagai pewaris hak ulayat atas tanah tersebut dengan Kepala…
Serah terima tersebut menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung penguatan birokrasi di provinsi termuda…