Categories: BERITA UTAMA

Harga Kayu Palang Jangan Terlalu Tinggi

JAYAPURA – Lakukan kunjungan kerja di Papua, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto inginkan harga kayu palang tidak terlalu tinggi.

“Saya mengiginkan harga kayu palang di sini (Papua-red) tidak terlalu tinggi dan bahkan  tidak ada lagi kayu palang. Oleh sebab itu, penatausahaan tanah tanah adat, tanah ulayat masyarakat hukum adat kita tata. Supaya tidak terjadi konflik atau sengketa pertanahan,” ucap mantan Panglima TNI, dalam arahannya di Kantor Gubernur, Selasa (17/10) kemarin.

Sebagaimana kedatangan Hadi di Kantor Gubernur Papua, dalam rangka menyerahkan sertipikat  Bangunan Milik Negara (BMN) dan penyerahan dokumen persetujuan substansi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

Hadi menyebut, penyerahan sertipikat  tanah ulayat secara tidak langsung menyampaikan pesan kepada masyarat bahwa pemerintah atau negara mengakui hak adat, dan pemerintah melindungi dan menjamin kepastian hukum hak atas tanah masyarakat hukum adat dan melindungi kelestarian tanah ulayat.

“Terlebih permasalahan di Papua sering terjadi palang lantaran masyarakat menganggap itu adalah tanah adat. Namun masyarakat juga tidak kita berikan kepastian hukum bahwa itu memang tanah adat dengan diberikan sertipikat ,” bebernya.

Lanjut Hadi, yang terjadi selama ini adalah tumpang tindih. Sehingga itu, diberikan sertipikat  untuk melindungi tanah tanah adat, tanah ulayat masyarakat hukum adat.

Hadi juga meyakini bahwa dengan adanya kerjasama antara ATR/BPN dan Pemda, maka  permasalahan tanah adat segera selesai dan konflik perampasan lahan terselesaikan. “Kami berharap sertipikat  tanah ulayat berikutnya segera bisa diterbitkan,” kata Hadi.

Dalam kunjungan kerja di Papua, Hadi juga menyampaikan kepada Gubernur agar  RTRW segera diselesaikan paling tidak pada 19 November sudah selesai. Sebagaimana tugas yang diberikan ada 18, namun baru jadi dua.

Sementara itu, Pj Gubernur Papua M Ridwan Rumasukun menyambut baik kunjungan k Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, berharap dapat memberikan manfaat bagi Provinsi Papua serta wilayah Daerah Otonomi Baru (DOB).

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Alur Perjalanan Dinas DPR Papua Ditelusuri

Kasus yang turut menyeret nama mantan Sekretaris DPR Papua berinisial JJ tersebut kini memasuki tahap…

4 hours ago

SD YPK Elim Wouma Ludes Terbakar

Menurutnya, usai mendapat laporan masyarakat anggorta dari Polres Jayawijaya langsung merespon ke lokasi tersebut dan…

4 hours ago

Napi Tipikor di Lapas Abepura Diperlakukan Sama

  Prinsip kesetaraan di mata hukum dan tata kelola pemasyarakatan menjadi komitmen utama manajemen Lapas…

5 hours ago

Kemarau Panjang Pengaruhi Peningkatan Inflasi di Papua Pegunungan

Badan Pusat Statistik  (BPS) Kabupaten Jayawijaya memastikan musim kemarau panjang sangat mempengaruhi inflasi di daerah.…

5 hours ago

Giliran 330 Guru Non OAP Ditarik dari Distrik-distrik

Kepala Dinas Pendidikan Kaleb Asso S.PD, M.PD menyatakan menyikapi situasi keamanan saat ini di Kabupaten…

6 hours ago

Ratusan Karyawan PT MNM Protes Soal Ketenagakerjaan

Dalam aksi tersebut, para karyawan menyampaikan sejumlah aspirasi yang berkaitan dengan kondisi ketenagakerjaan di perusahaan.…

6 hours ago