Categories: BERITA UTAMA

Masih Tunggu Hasil Tes PCR 1.188 Warga yang Reaktif Corona

Dr.Ni Nyoman Sri Antari

JAYAPURA-Sampai saat ini 1.188 warga yang dinyatakan reaktif Covid-19 Kota Jayapura, belum ada hasil tes PCR dari Litbangkes Papua untuk memastikan positif atau negatif Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura yang juga tim juru bicara Covid-19 Kota Jayapura Dr.Ni Nyoman Sri Antari mengakui pihaknya masih menunggu hasil PCR dari Litbangkes Papua. Sebab tes PCR yang dilakukan di Litbangkes Papua tidak hanya dari warga Kota Jayapura, namun dari berbagai rumah sakit maupun kabupaten lain di Papua yang mengirimkan pemeriksaan swabnya. 

 Dikatakan, pihaknya akan melakukan rapat dengan Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Jayapura, membuat pola baru apakah yang di Hotel Sahid  Papua diperuntukkan bagi pasien positif Covid-19 yang masih ringan dan sedang yang bisa ditangani  tidak perlu perawatan di rumah sakit. Sementara warga dinyatakan reaktif hanya dilakukan karantina mandiri di rumahnya masing-masing dan dilakukan pengawasan secara ketat oleh petugas.

 “Mengingat jumlah warga yang telah mengikuti rapid test banyak yang reaktif dan tempat karantina d Hotel Sahid tidak mampu. Apalagi ini juga sambil menunggu tes PCR Deri Litbangkes Papua. Untuk itu, sebaiknya dilakukan penanganan pola baru. Apakah warga yang reaktif sebaiknya dilakukan karantina wilayah di rumahnya masing-masing dan tetap kita awasi. Kalau semua ditaruh di Hotel Sahid Papua tentu tidak muat,” tuturnya.

Menurut dr.Antari, saat ini penyebaran Covid-19 tidak hanya karena adanya kerumunan di luar rumah. Namun di dalam rumah juga sudah ada kasus satu kelurga tim medis terkena Corona. Ini membuktikan bahwa sosial distancing atau jaga jarak walaupun dengan keluarga ini sangat penting.

“Jadi tidak hanya jaga jarak dengan orang lain saat di luar namun jaga jarak dengan keluarga di rumah juga harus bisa dilakukan. Karena penyebaran Corona tidak melihat dari faktor keluar dari mana asal usulnya,” tuturnya. 

“Hal ini juga harus disosialisasikan kepada warga. Terlebih bagi warga yang pekerjaannya di luar rumah berhubungan pelayanan dengan orang banyak karena yang bersangkutan ini termasuk orang dengan risiko,” sambungnya.(dil/nat)

newsportal

Recent Posts

Kontak Tembak Warnai HUT RI di Mimika, Satu Prajurit Gugur

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, diwarnai…

6 hours ago

Demo Pecah di Waena, Aparat dan Massa Sama-sama Terluka

​Di kawasan Ekspo dan Perumnas lll Waena, suasana memanas sejak siang hari saat massa aksi…

7 hours ago

Korban Gempa NTT Terus Bertambah, 68 Orang Meninggal, 213 Luka-Luka

Deputi Bidang Pencegahan BNPB Abdul Muhari mengatakan, korban meninggal dunia tersebar di tujuh kabupaten terdampak.…

8 hours ago

Bupati Keerom Ajak Masyarakat Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata

Bupati Keerom, Piter Gusbager, bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81…

10 hours ago

Sang Saka Berkibar, Tolikara Rayakan HUT Ke-81 RI Usung Semangat Persatuan dan Kebersamaan

Mengusung semangat “Nusantara Baru, Indonesia Maju”, seluruh rangkaian peringatan berlangsung tertib, aman, khidmat, sekaligus penuh…

11 hours ago

HUT ke-81 RI di Puncak Jaya Khidmat Tanpa Ada Gangguan

Bupati juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berperan dalam menyukseskan rangkaian kegiatan HUT ke-81 RI,…

12 hours ago