

Pdt. Lipiyus Biniluk ( FOTO: Elfira/Cepos)
JAYAPURA-Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Papua Pdt Lipiyus Biniluk menyerukan kepada semua pihak untuk tidak menodai hari besar keagamaan dengan kontak senjata atau pun konflik.
Pdt Lipiyus menyebut, FKUB sudah mengimbau ke semua tokoh lintas agama yang ada di Papua untuk menjaga keamanan dan situasi di bumi cenderawasih melalui doa dan arahan di mimbar mimbar.
“Kami imbau semua elemen masyarakat, terutama non muslim (pemuda gereja-red) untuk mendukung dan membantu menjaga keamanan selama pelaksanaan Salat Ied,”pintanya.
Sebagaimana kata Pdt Lipiyus, di beberapa daerah di luar Papua. Pemuda gereja kerap membantu saudara saudara mereka saat pelaksanaan Salat Ied. “Saya berharap hal itu juga berlaku di Tanah Papua, butuh kerjasama untuk membangun kerukunan dan kedamaian di tanah Papua,” ucapnya.
Ia juga meminta seluruh masyarakat di tanah Papua untuk menjaga toleransi antara umat beragama. Bagi yang tidak merayakan Idul fitri agar mendukung saudara mereka yang merayakannya terutama dalam hal pengamanan.
“Pihak pihak terkait harus mampu menahan diri, jangan nodai hari suci keagamaan dengan kontak senjata atau pun lainnya,” pungkasnya. (fia/wen)
Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…
IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…
Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…
Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…
Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…
Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…