

Kebakaran yang melanda rumah kos di APO 45 Minggu (17/9) malam. Dalam kebakaran ini 8 petak kamar kos ludes dilahap si jago merah. (FOTO: gamel/cepos)
Pemilik Rumah Hanya Bisa Selamatkan Alkitab
JAYAPURA – Kasus kebakaran di Kota Jayapura masih saja terjadi. Minggu malam (17/9) sebuah rumah tinggal plus kamar kos-kosan di APO 45 ludes terbakar. Hampir tak ada yang bisa diselamatkan dari musibah ini namun sang pemilik rumah, Marcelina Hisage (48) nampaknya pasrah dengan kejadian yang menimpa keluarganya.
Upaya pihak pemadam kebakaran juga sudah dilakukan namun karena akses ke lokasi yang berada di lereng tebing akhirnya cukup menghambat sehingga rumah di samping RSUD Dok II ini ludes tak tersisa.
Marcelina kepada Cenderawasih Pos menyampaikan bahwa ia tak bisa berbuat apa – apa karena baru tahu ada kebakaran setelah api menyala cukup besar. “Arahnya dari bagian belakang, kamar di belakang,” katanya saat ditemui di sekitar lokasi rumahnya tadi malam.
Ia menceritakan bahwa saat kejadian ia baru saja selesai mencuci di kamar mandi kemudian penghuni kos di belakang menyampaikan bahwa ada kebakaran dan meminta ia keluar. “Saya agak kesal juga sebab api sudah mulai besar baru saya diberitahu. Saya dibilang ibu keluar dulu ada kebakaran,” ucapnya.
“Kalau diberitahu sejak awal saya pikir tidak seperti ini. Orang yang kasih tahu saya terlalu santai,” tambahnya. Karena panik iapun tak sempat menyelamatkan barang – barang. Ia hanya menyampaikan kepada suaminya, Nikolas Pawika dan saat itu ia dan sang suami langsung berlari ke luar.
“Saya sempat tarik kipas angin tapi salah jadi hanya bisa selamatkan alkitab saja. Alkitab yang saya bawa keluar sedangkan sang suami malah tidak menggunakan baju keluar saat itu,” tambahnya. Marcelina menyebut bahwa rumahnya dijadikan kos – kosan. Ada 8 kamar dan ia menggunakan 3 kamar, sisanya dijadikan kos-kosan.
“Ya sudah mau dibilang apa lagi, tidak ada yang bisa diselamatkan,” imbuhnya. Cenderawasih Pos yang sempat mendatangi lokasi mendapati Marcelina sedang terduduk sambil ditenangkan kerabatnya.
Akses menuju lokasi rumahnya juga cukup sulit karena jika lewat samping Matahari harus menanjak sedangkan jika lewat samping RSUD Dok II harus melewati gang kecil hanya dengan berjalan kaki. Api sendiri akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas damkar sekira pukul 21.30 WIT. (ade/wen)
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…