Categories: BERITA UTAMA

Tangani Penyebaran Covid-19, Pemkab Jayapura Tetapkan Status Tanggap Bencana

Posko penjagaan milik TNI di Browai diaktifkan untuk menekan penyebaran Covid-19 ke zona hijau. ( FOTO: Robert Mboik/Cepos)

SENTANI-Jumlah kasus positif virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Jayapura masih terus bertamabh. Kondisi ini tentunya sangat memprihatinkan dan mengkhawatirkan pemerintah. 

Sebagai salah satu upaya untuk menekan penyebaran Covid-19 di masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura menaikan status penangnan Covid-19 dari siaga bencana menjadi tanggap bencana. 

Perubahan status ini menjadikan pemerintah lebih bekerja ekstra untuk menekan penyebaran virus Corona di bumi Kenambai Umbai. 

“Penyebaran covid-19 di Kabupaten Jayapura setiap hari terus mengalami kenaikan,  sehingga pemerintah menaikkan status dari siaga menjadi tanggap bencana,” ungkap Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Setda Kabupaten Jayapura, Timothius Demetouw kepada wartawan di Sentani, Selasa (16/6).

Pemerintah mengakui bencana Covid-19 ini termasuk dalam kategori bencana non alam. Kendati demikian ancaman penyebaran Covid-19 ini cukup meresahkan karena sangat cepat. Di satu sisi fasilitas kesehatan baik rumah sakit khususnya untuk tempat penampungan pasien Covid-19 sangat terbatas.

Timothius Demetouw menyebutkan, Pemkab Jayapura sedang menyiapkan wisma atlet dan stadion Barnabas Youwe untuk mendukung fasilitas penanganan pasien Covid-19 di Kabupaten Jayapura. Sebab saat ini, fasilitas dan daya tampung ruang isolasi yang ada di RSUD Yowari masih sangat terbatas. 

Persiapan dua tempat yaitu wisma atlet dan stadion Barnabas Youwe menurut Timothius Demetouw untuk 

mengantisipasi apabila terjadi lonjakan pasien positif Covid-19. 

“Peningkatan status ini berarti pemerintah masih membutuhkan pembiayaan untuk penanganan bidang kesehatan dan juga dampak di bidang ekonomi sosial dan itu akan dikuti dengan penanganan lain,” jelasnya.

Dikatakan, upaya lain yang dilakukan Pemkab Jayapura melalui tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yaitu mendirikan tiga posko penjagaan. Posko ini untuk melakukan pengawasan terhadap keluar masuknya manusia dan barang dari wilayah-wilayah tertentu. 

Tiga pos pengawasan yang mulai diaktifkan itu seperti pos Yokiwa, Pos Sentani Barat, dan Browai.  Pihaknya menyebut tiga pos ini akan melakukan pemantauan dan pengawasan sekaligus memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas ke kota selama pandemi Covid-19. 

Sebagaimana diketahui saat ini jumlah pasien positif Covid-19 di Kabupaten Jayapura sudah mencapai 130 orang. Selain itu, masih ada lebih dari 1.000 orang yang sedang mengantre hasil swab tenggorokan untuk memastikan apakah hasil rapid test yang sudah dinyatakan reaktif itu positif atau negatif virus Corona.

“Sekarang masih ada seribuan lebih yang menunggu hasil swab tenggorokan atau PCR dari laboratorium kesehatan daerah provinsi Papua. Kita berharap hasil PCR ini semuanya negatif,” tambahnya.

Terkait hal ini pemerintah daerah berharap masyarakat di Kabupaten Jayapura wajib mengikuti protokol kesehatan yang sudah diberlakukan dalam rangka memerangi pandemi Covid-19. Mulai dari menggunakan masker, jaga jarak dan menghindari kerumunan serta rutin mencuci tangan.

“Kita hanya punya protokol kesehatan untuk menangani Covid-19 ini.  Jadi ini harus betul-betul diterapkan oleh masyarakat,” pungkasnya. (roy/nat)

newsportal

Recent Posts

Sandera yang Selamat Ternyata Sedang Hamil

Langkah ini menyusul keberhasilan evakuasi salah seorang korban selamat, Demerina Uamang (23), yang sempat diamankan…

11 hours ago

Konsep Dialog Kembali Didorong untuk Akhiri Konflik

Ketua HONAI, Pdt. Andrikus Mofu, menegaskan gereja tidak ingin masyarakat terus menjadi korban kekerasan, kehilangan…

12 hours ago

Disandera, Dipaksa Dukung OPM Lalu Dihabisi

Ia ditemukan tewas dengan kondisi terbakar bersama mobilnya. Yang bikin heboh adalah, sebelum dieksekusi, ia…

13 hours ago

Demo Tolak MBG Serentak Disinyalir Terorganisir

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…

14 hours ago

Kericuhan di Pelabuhan, KM Gunung Dempo Pilih Tunda Berlabuh

Saat kapal dalam perjalanan menuju  Jayapura, tiga penumpang ini diketahui merokok di dalam kapal, tepatnya…

15 hours ago

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

1 day ago