Categories: BERITA UTAMA

Berulang Kali Datang, Presiden Belum Bertemu di MRP

JAYAPURA-Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP), Thimotius Murib menyebut belasan kali Presiden Joko Widodo datang ke Papua, tapi tidak pernah bertanya langsung terkait kondisi yang sesungguhnya terjadi di Bumi Cendrawasih kepada MRP. Padahal MRP merupakan lembaga representatif masyarakat Papua, bisa memberikan keterangan terkait persoalan di Papua dari akar rumput.

   “Selama ini berulang kali Joko Widodo datang ke Papua tidak pernah datang dan bertemu kami Majelis rakyat Papua untuk menanyakan persoalan Papua seperti apa dan duduk diskusi. MRP adalah honai dan para-para adat dari masyarakat Papua jadi presiden harus menghargai hal itu untuk duduk dan berbicara bersama MRP terkait persoalan Papua,” katanya.

   Menurutnya anggapan sekelompok orang memberikan penafsiran yang salah terkait kerja-kerja MRP selama ini dengan cara pandang yang separatis. Menurutnya ini adalah stigmatisasi  yang dibangun karena majelis rakyat Papua adalah Lembaga negara yang menjalankan undang-undang negara di dalam negara kesatuan Republik Indonesia sesuai amanat Otsus.

  “Majelis rakyat Papua merupakan lembaga negara yang sah dan diberikan kewenangan sesuai dengan undang-undang otonomi khusus yang dibentuk oleh negara Indonesia dan Majelis Rakyat Papua merupakan lembaga representatif dari orang asli Papua yang seharusnya dikunjungi Jokowi untuk menanyakan kondisi Papua,” katanya.

   Menurut Timotius murid salah satu penyebab kurang adanya ketepatan menyelesaikan persoalan Papua karena kurang bertanya kepada ada Lembaga MRP dan juga masyarakat akar rumput secara langsung tetapi yang ada kebanyakan melibatkan pejabat pejabat tertentu yang notabene masa jabatannya mau habis dan ingin mencari jabatan berikut sehingga rekrut dan dijadikan kan Tokoh- tokoh Papua di pinggir jalan.

  Sementara itu Anggota MRP Minggus Madai menyebutkan, Jokowi bahkan tak pernah bertanya terkait konflik yang terjadi di Papua. Setiap kunjungan, kata dia, Jokowi hanya datang lalu pergi lagi. Sehingga, tak mengherankan jika setumpuk permasalahan di Papua tak pernah selesai.

  “19 kali kunjungan Jokowi ke Papua tidak menyelesaikan satu pun persoalan. Pak Presiden turun naik mobil sampai ke tempat tujuan lalu kembali. Dia tidak tanya di Papua terjadi apa, daerah konflik mana, penyelesaian seperti apa. Pak Presiden tidak tanya itu,” kata Minggus. (oel/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: PAPUA

Recent Posts

OPD Diingatkan Jangan Kerja Ketika Injury Time

Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…

1 day ago

Selecao Wajib Waspadai Singa Atlas

Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…

1 day ago

Gunakan Sebo Buff, Delapan Anggota OPM Cium Merah Putih

Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…

2 days ago

Disosialisasikan, Rencana Pembangunan Bandar Antariksa Mendapat Dukungan

Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…

2 days ago

Pendistribusian BBM Diawasi Polisi

Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…

2 days ago

Belum Ada Razia Lagi, Kendaraan Modifikasi Tangki Kembali Ikut Antrian Pengisian BBM

Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…

2 days ago