Categories: BERITA UTAMA

PH Disarankan Ajukan PK

JAYAPURA – Kedatangan dokter pribadi Lukas Enembe dari Singapore ke kediaman Lukas di Koya Tengah Distrik Muara Tami dianggap sebagai adalah terobosan baru dalam perlawanan tindak pidana korupsi di Papua. 

Masyarakat dianggap patut berterimakasih atas kedatangan para dokter ini. Hanya saja yang perlu diingat adalah para bahwa dokter – dokter dari Singapura ini dipastikan akan membuat laporan rekam medik kesehatan Lukas Enembe secara profesional dan tanpa manipulasi.

“Mereka sangat menjunjung tinggi etika kedokteran dan sangat berintegritas. Sehingga laporan rekam medik hasil pemeriksaan nantinya harus bisa dihormati semua pihak,” kata salah satu akademisi Uncen Marinus Yaung melalui ponselnya, Rabu (12/10) yang mengamati perkembangan terakhri kasus Lukas Enembe dan KPK ini.

Dikatakan Yaung jika rekomendasi tim medis asing ini menyebut bahwa Lukas Enembe masih bisa dimintai keterangan oleh KPK atas kasusnya, maka semua pihak juga tak boleh lagi membantah apalagi menghalang halangi sebab dimata hukum semua sama dan sebaiknya mendukung rekomendasi tersebut.

  “Tapi yang paling harus kita pahami bersama bahwa KPK adalah salah satu simbol kedaulatan negara. Apapun kebijakan dan tindakan KPK, erat kaitannya dengan penegakkan kedaulatan negara. Maksudnya bahwa dalam penegakkan hukum tindak pidana korupsi terhadap warga negara Indonesia, KPK tidak bisa dipengaruhi atau didikte oleh pihak asing,” bebernya.

“Tegasnya yang saya mau bilang bahwa, apapun hasil pemeriksaan rekam medik kesehatan Lukas Enembe dari para dokter Singapore, tidak akan mempengaruhi atau mendikte kebijakan KPK untuk menindak Lukas Enembe. Ini tidak akan membuat KPK membatalkan status tersangka Lukas Enembe,” jelasnya.

Iapun menyarankan agar penasehat hukum Lukas Enembe untuk membuat gugatan peninjauan kembali atas status tersangka Lukas Enembe ke pengadilan. “Saya pikir ini yang bisa dilakukan untuk menolong Lukas Enembe saat ini,” tutupnya. (ade/wen)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: PAPUA

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

6 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

7 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

8 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

9 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

10 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

11 hours ago