Categories: BERITA UTAMA

Kota Jayapura Kembali Jadi Perhatian

JAYAPURA-Terjadi penambahan sebanyak 42 kasus positif baru di Provinsi Papua, Jumat (12/6) kemarin. Diketahui bahwa dari penambahan 42 kasus ini, di Kota Jayapura terjadi penambahan yang signifikan dengan 23 kasus positif baru. Kemudian disusul Kabupaten Mimika bertambah 9 kasus, Kabupaten Jayapura bertambah 7 kasus, dan Boven Digoel bertambah 3 kasus.

Kemudian, penambahan angka Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kota Jayapura juga signikan dibandingkan dengan penambahan di kabupaten lainnya. Dari penambahan 12 PDP, 9 pasien di antaranya dari Kota Jayapura, 2 pasien di Biak Numfor, dan 1 pasien di Merauke.

“Orang Dalam Pemantauan (ODP) juga bertambah angkanya sebanyak 28 orang, di antaranya di Merauke sebanyak 21 orang, Jayawijaya sebanyak 2 orang, dan Kota Jayapura sebanyak 5 orang. Sedangkan angka pasien sembuh bertambah 12 pasien di mana 8 pasien di Mimika, 2 pasien di Nabire, dan masing-masing 1 pasien di Merauke dan Kabupaten Jayapura,” terang Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG(K), Jumat (12/6) kemarin.

Dengan demikian, tercatat kasus positif kumulatif di Papua mencapai 1.211 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 854 pasien masih menjalani perawatan, 342 pasien sembuh, dan 15 pasien meninggal dunia. Sedangkan total ODP sebanyak 3216 orang, PDP berjumlah 777 pasien, dan pemeriksaan PCR mencapai 7811 sampel.

Kota Jayapura memiliki kasus positif terbanyak dengan 591 kasus positif kumulatif. Dimana 522 pasien dirawat, 61 pasien sembuh, 8 pasien meniggal dunia, 830 ODP, dan 84 PDP.

“Dari penambahan 42 kasus positif, Kota Jayapura mengalami penambahan terbanyak dengan 23 kasus. Diketahui, 43,1 persen kasus ada di Kota Jayapura (dari total kasus di Papua), yang mana masuk 5 besar kabupaten/kota dengan prevalensi kasus tertinggi,” tambahnya.

Demikian, data ini bermakna, tambah dr. Sumule, kerja keras, kerja cerdas, dan kerja tuntas masih harus dilakukan, khususnya di Kota Jayapura. Dengan kerja sama semua pihak terkait, termasuk masyarakat, sehingga mampu menahan laju penyebaran Covid-19.

“Dari 830 ODP dan 84 PDP di Kota Jayapura diharapkan dengan cepat ditetapkan diagnostiknya, apakah terdampak Covid atau tidak. Langkah yang sudah diambil dengan rapid test dan selanjutnya melakukan swab adalah langkah cerdas,” pungkasnya. (gr/nat)

newsportal

Recent Posts

Indonesia Butuh Keseimbangan Antara Pertumbuhan dan Stabilitas

Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…

12 hours ago

Transaksi Sabu 12,35 Gram Lewat Ekspedisi Digagalkan

   IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…

13 hours ago

Pendapatan Naik Rp78 Miliar, Belanja Bertambah Rp83 Miliar

   Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…

14 hours ago

Perubahan Kehidupan Setelah Menerima Injil, Membuat Ondoafi Skouw Tergerak Hatinya

  Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…

15 hours ago

56 BLUD di Tanah Papua, Baru 4 Punya Regulasi Fleksibilitas PBJ

Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…

16 hours ago

Sidak Kelurahan Waena, Penyaluran Bansos Hingga Lingkungan Jadi Atensi

  Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…

20 hours ago