

Korban Imbuleke Tabuni (53), saat evakuasi warga setelah dibacok menantunya sendiri, Sabtu (7/12) (Foto: Humas Polda)
JAYAPURA – Diduga karena kesal dengan sikap mertuanya, seorang menantu di Kabupaten Jayawijaya Papua Pegunungan nekat menghabisi nyawa mertuanya bernama Imbuleke Tabuni (53). Korban tewas dengan sejumlah luka robek akibat dianiaya menggunakan parang. Pelaku berinisial ET (46) nekat melakukan itu lantaran masalah keluarga.
Usai melakukan aksinya, ET memilih kabur dan kini ia dalam pencarian Polres Jayawijaya. Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, saat dikonfirmasi telah membenarkan adanya kasus pembunuhan tersebut.
“Benar, tepat pada pukul 14.25 WIT diperoleh informasi via HT dari Kapolsek Bolakme, Ipda M. Aris terkait telah adanya pembunuhan di Kampung Taganik, Distrik Yalengga,” ucap Kabid Humas Polda Papua dalam press rilisnya.
Ditempat terpisah Kapolres Jayawijaya, AKBP Heri Wibowo, menyampaikan bahwa pelaku yang berinisial ET melakukan pembunuhan tersebut karena masalah keluarga, dimana pelaku sering melakukan kekerasan, pemukulan terhadap istri pelaku.
“Masalah ini telah dibicarakan sebanyak 4 kali di kantor Kampung Taganik, Distrik Yalenga dan telah ada kesepakatan bahwa pembayaran denda kasus KDRT yang dilakukan oleh pelaku terhadap istrinya akan dilakukan bulan Januari 2025,” ucap Kapolres.
Lebih lanjut Kapolres mengatakan bahwa Pelaku datang menganiaya korban yang merupakan ibu mertua dari pelaku dengan menggunakan parang sehingga korban meninggal dunia.
“Saat ini pihak kepolisian telah melakukan komunikasi dengan pihak keluarga korban agar menahan diri dan menyerahkan kasus ini kepada Polsek Bolakme dan Polsek Asologaima,” jelas Kapolres. Kapolres menambahkan, sampai saat ini belum dilakukan kesepakatan keluarga korban terkait waktu pemakaman jenazah korban.
Ia juga menghimbau agar masyarakat membantu mencari tau keberadaan ET yang merupakan Pelaku pembunuhan, dan segera menyerahkan pelaku pembunuhan ke Polsek Asologaima untuk menghindari aksi saling serang antara pihak pelaku dan korban.(kar/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Tindakan tidak terpuji terjadi di Distrik Muara Tami, Kota Jayapura. Seorang pria berinisial AK (31)…
Enam bulan pertama Tahun 2026 menjadi periode yang sarat tantangan bagi Kepolisian Daerah (Polda) Papua.…
Dalam video berdurasi kurang dari dua menit itu, tampak kendaraan operasional Dinas Lingkungan Hidup dan…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan mengatakan hingga saat ini proses hukum terhadap kasus tersebut…
Sebagian kebiasaan tersebut telah menjadi rutinitas sehari-hari sehingga sering dianggap aman. Padahal, jika dilakukan terus-menerus,…
Berdasarkan data yang diungkapkannya, total biaya pelatihan untuk satu orang calon manajer koperasi mencapai angka…