Categories: BERITA UTAMA

Pulang Beli Bama, Mama-mama Ditembak

JAYAPURA-Sugapa ibu kota Kabupaten Intan Jaya belum benar-benar kondusif pasca kontak senjata 26 Oktober lalu yang menewaskan seorang balita, Selasa (9/11) sekira pukul 10:00 WIT. 

Seorang Mama-mama Papua bernama Agustina Ondou (21) ditembak saat perjalanan pulang usai membeli bahan makanan di Sugapa.

Anggota DPRP Apniel Sani yang juga warga Intan Jaya menerangkan, informasi yang ia peroleh menyebutkan Agustina warga Sugapa tersebut ditembak usai belanja bahan makanan dan dalam perjalanan pulang. 

“Dalam perjalanan bersama mama-mama Papua lainnya, Agustina ditembak di Kampung Mamba tepatnya di daerah tanah putih,” ungkap Apniel saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Selasa (9/11)

Tembakan tersebut mengenai pinggang tembus ke perut dan pelipis mata. Perempuan 21 tahun itu kini telah dilarikan ke rumah aakit yang ada di Sugapa.

“Informasinya besok ia akan diterbangkan ke Mimika untuk tindakan medis selanjutnya. Semoga dia bisa bertahan,” ucap Apniel Sani.

Lanjut Sani, warga sebenarnya sudah tahu siapa yang menembak perempuan 21 tahun itu. Hanya saja, mereka tidak berani menyebut karena takut.

“Saya yakin mereka yang ada di lokasi saat itu tahu siapa yang menembak Agustina, biarkan olah TKP yang membuktikan,” ucapnya. (fia/nat)

newsportal

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

1 hour ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

2 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

3 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

4 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

5 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

6 hours ago