Categories: BERITA UTAMA

Tingkatkan Ekonomi dari Kampung

TANDATANGAN: Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, SE,MS.i saat menandatangani dokumen kerja sama antara Pemkab Jayapura dengan pihak PT. Sasuka Online, di Sentani, Kamis (6/8) lalu. ( FOTO: Robert Mboik/Cepos)

*Pemkab Jayapura Teken MoU dengan PT. Sasuka Online

SENTANI-Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura telah menandatangani dokumen kerja sama atau MOU dengan PT. Sasuka online di Sentani, Kamis (6/8) lalu.

 Pada kesempatan yang sama pemerintah juga melakukan pelatihan bagi driver online dan outlet online dalam rangka mendukung program kerja sama dengan PT. Sasuka Online itu.

Kerja sama ini dilakukan untuk membantu pemerintah daerah dalam hal pemasaran hasil atau produk pertanian masyarakat dari kampung kepada pihak konsumen.
“Hari ini pelatihan yang diikuti untuk kerja sama transaksi online dengan para petani dengan konsumen. Mudah-mudahan dengan jaringan ini petani ini bisa mempertemukan secara cepat.  Fasilitas ini mempermudah orang untuk orang bertransaksi. Ini suatu peradaban baru dalam dunia teknologi informasi,” kata Bupati Jayapura, Matius Awoitauw, SE., M.Si.,  dalam sambutannya di sela-sela acara itu Kamis (6/8).

Bupati Matius menyebutkan, kerja sama yang dibangun Pemkab Jayapura dengan PT. Sasuka Online saat ini merupakan salah satu solusi dan terobosan besar di tengah pandemi Covid-19 dan ancaman resesi keuangan yang melanda dunia dan Indonesia termasuk Papua pada khususnya.

“Kita lakukan kegiatan ini hari ini, pelatihan dan MoU kita lakukan berarti kita berada pada jalur yang luar biasa. Baik untuk mencari solusi bagaimana memberikan alternatif-alternatif yang baik untuk tetap menjaga daerah ini,” paparnya.

Pasalnya saat ini Indonesia sudah memasuki darurat resesi ekonomi.  Karena kondisi perekonomian di seluruh provinsi yang ada di Indonesia saat ini dalam kondisi minus. Sejauh ini 80 persen yang menyumbangkan ekonomi di Indonesia adalah Jawa dan Sumatera. Akan tetapi berdasarkan laporan, daerah Jawa  sudah minus 6 persen lebih, Sumatera sudah ada 3 hampir 4 persen. “Kita di Papua dengan Maluku masih dalam posisi positif,” tambahnya.

Artinya kondisi ekonomi disini masih baik. Tetapi di 30-an lebih provinsi di Indonesia sudah minus, karena pandemi covid 19 ini. “Itu berarti tantangan yang kita hadapi ke depan cukup berat dalam bidang perekonomian. Ini tantangan luar biasa. Karena itu apa yang kita mulai ini adalah solusi untuk terus menjaga, terus memberikan kontribusi untuk menghadapi situasi yang sulit sebagai satu bangsa,” tuturnya. 

“Hari ini kita mendapatkan beberapa informasi mengenai transaksi online ini kita adalah orang-orang yang ingin terdepan dalam dunia perdagangan atau transaksi jual beli secara online ini.
Saya pikir ini mungkin yang pertama di Papua, kita akan menjadi pelopor untuk gerakan ini,” pungkasnya. (roy/nat)

newsportal

Recent Posts

Pembelian BBM Subsidi Bakal Dibatasi!

Salah satu poin yang disiapkan dalam rancangan instruksi kepala daerah adalah pembatasan jumlah pembelian BBM…

6 hours ago

Tiga Unit Pelayanan Makan Bergizi Gratis di Mimika Masih Disuspen

Kepala BGN Regional Papua Tengah Nalen Situmorang mengonfirmasi bahwa tiga SPPG yang berstatus suspen tersebut…

7 hours ago

Jurnalis Desak Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Krakatau Diperpanjang

Aksi damai ini digelar bertepatan dengan hari kedelapan berjalannya operasi pencarian dan pertolongan (SAR). Keheningan…

8 hours ago

Ketika Sekolah Formal Tak Lagi Terjangkau, PKBM Menjadi Pintu Kedua

Data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud) tahun 2023 menunjukkan, sebanyak 152.319 anak di…

9 hours ago

Pemkab Jayapura Mulai Tertibkan Legalitas Bangunan

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, mengatakan…

10 hours ago

Kapal Foi Moi Didorong Jadi Penggerak Wisata Danau Sentani

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura, Irwanto F. Halitopo, mengatakan keberadaan kapal tersebut memiliki peluang untuk…

11 hours ago