Categories: BERITA UTAMA

Tukang Ojek Tewas Dibacok di Ilaga

Warga Diimbau Tak Beraktivitas di Luar Kota

JAYAPURA-Kasus penganiayaan dialami seorang tukang ojek bernama Adil di sekitar Bandara Ilaga Kabupaten Puncak memicu situasi keamanan di kabupaten ini ngeri-ngeri sedap.

Adil dilaporkan dibacok oleh  orang tak dikenal dan informasi terakhir setelah menjalami perawatan di Puskesmas Ilaga, yang bersangkutan akhirnya meninggal dunia.

Padahal pada hari yang sama pihak kepolisian telah mengimbau kepada warga di pasar khususnya tukang ojek untuk tidak melakukan aktivitas terlalu jauh dari kota, Ilaga.

Laporan  yang diperoleh dari pihak kepolisian diketahui kejadian pembacokan ini terjadi di tanjakan Lapar Kampung Kibogolome, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Kamis (9/6) sekira pukul 13.25 WIT.

Kejadian tersebut pertama diketahui anggota gabungan Polres Puncak setelah mendapat laporan bahwa telah terjadi penganiayaan di Tanjakan Lapar, Kampung Kibogolome. Mendapat laporan itu anggota langsung menuju ke TKP. “Sampai di lokasi anggota menemukan korban kemudian langsung dievakuasi ke Puskesmas Ilaga,” ujar Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. AM Kamal, Kamis (9/6).

Lebih lanjut Kamal mengatakan, korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Ilaga dan mendapat penanganan oleh dokter secara intensif akibat luka serius yang dialami oleh korban.

“Korban dalam keadaan kritis akibat luka bacok benda tajam di hampir sebagian tubuh korban. Selain itu kedua tangan korban hancur akibat di aniaya,” katanya.

AM Kamal menambahkan, saat ini Polres Puncak masih melakukan penyelidikan terkait pelaku yang melakukakan penganiayaan. “Pelakunya masih didalami,” tambahnya.

Kapolres Puncak, Kompol I Nyoman Punia menambahkan bahwa penganiayaan dilakukan oleh OTK  dengan korban seorang tukang ojek. Korban ketika itu dikatakan sedang menuju bandara yang lokasinya sedikit jauh dari kota Ilaga. “Untuk pelaku hingga kini masih pendalaman, dan anggota masih melakukan penyelidikan. Kami sendiri belum bisa pastikan siapa pelakunya,” ungkap Kapolres Nyoman Punia.

Sementara situasi pasca kejadian ini dikatakan personelnya  mulai disiagakan dan tetap  menggelar patroli. “Jadi imbauan kemarin sudah kami sampaikan dari tadi dan Kapolsek juga sudah kami sampaikan ke pasar – pasar untuk tidak melakukan aktivitas terlalu jauh dari dalam kota,” tutupnya. (ade/nat)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: KRIMINAL

Recent Posts

Target Tahun 2028, Matangkan Persiapan dari Administrasi, Regulasi hingga Anggaran

Kewenangan pengelolaan sekolah SMA/K di Papua seolah seperti permainan ping pong, antara pemerintah kabupaten/kota dengan…

1 day ago

Rawan Cerai, Anak Muda Jangan Buru-buru Menikah

Pernyataan ini menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan formal atau pemenuhan tradisi, melainkan komitmen jangka…

1 day ago

Jelang Kunjungan Mendagri Kabupaten Jayapura Benahi Wajah Daerah

Dalam arahannya, Haris Yocku meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat melakukan penataan kawasan…

1 day ago

Warga Diminta Kesadaran Bayar Retribusi Sampah

Untuk mendukung operasional pengangkutan sampah tersebut, pemerintah menetapkan biaya retribusi. Pares menekankan bahwa nilai nominal…

1 day ago

Temukan Kecurangan Distribusi BBM, Warga Diminta Lapor

rea Manager Communication Relations and CSR Papua Maluku Ispiani Abbas mengimbau masyarakat untuk turut berperan…

1 day ago

Kebobolan, Sejumlah Tahanan Lapas Abepura Kabur

Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, kecolongan. Enam orang tahanan kasus…

1 day ago