

Tampak kondisi empat bangunan yang terbakar di Jalan Brawijaya, Merauke, Sabtu (6/8) lalu. Polisi kembali melakukan olah TKP ulang, Senin (8/8). (FOTO:Sulo/Cepos )
MERAUKE- Untuk memastikan sumber api atas musibah kebakaran empat bangunan di Jalan Brawijaya, Merauke, Sabtu (6/8) sekira pukul 05.30 WIT, Satuan Reserse Kriminal Polres Merauke kembali melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP) ulang.
‘’Sore ini (kemarin, red) rencananya kita akan menggelar olah TKP ulang. Rencana sebenarnya tadi pagi, tapi karena ada kegiatan, sehingga kita geser ke sore hari,’’ kata Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan, SIK melalui Kasat Reskrim, AKP. Najamuddin, MH, saat ditemui media ini, Senin (8/8).
Najamuddin menjelaskan, olah TKP ulang ini dilakukan untuk memastikan sumber api tersebut. Sebenarnya olah TKP telah dilakukan beberapa saat setelah kejadian. Namun olah TKP yang dilakukan tersebut belum maksimal karena situasi di TKP masih panas, sehingga olah TKP ulang harus dilakukan untuk bisa menentukan sumber apa pertama dari empat bangunan tersebut.
Disebutkan juga bahwa sampai Senin (8/8) kemarin, dari empat pemilik bangunan yang terbakar ini, belum ada yang datang membuat laporan polisi meski pihaknya sudah meminta dari para korban tersebut untuk datang membuat laporan polisi. ‘’Tapi kalau nanti tidak ada yang mau datang melapor, ya kita sendiri yang buat laporan. Tapi kita masih tunggu sampai sekarang,’’ jelasnya.
Soal besarnya kerugian akibat kebakaran ini, Kasat Reskrim menjelaskan bahwa berdasarkan perhitungan sementara dari para korban, kerugian diperkirakan sebesar Rp 5 miliar. Besarnya kerugian ini karena satu bangunan dua lantai dengan tujuh unit mobil dan 10 sepeda motor milik korban Mahmud, dan tiga bangunan lainnya bersama isinya ludes terbakar.
‘’Meski untuk bagunan dua lantai masih terlihat berdiri namun bangunan itu sudah rapuh karena kena kobaran api, dan tidak bisa digunakan lagi dan pemiliknya telah menghitung masuk dalam kerugian,’’ tutupnya. (ulo/nat)
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…