Sementara itu, Pemilik PT Mitra Indimatam Nusantara, H. Tajrimin. Ia menyebut hambatan utama murni terletak pada rantai pasok dari Sulawesi Selatan. Ia menegaskan bahwa tak ada kekosongan total, saat ini pihaknya masih menunggu suplai dari Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
“Di sana kami memiliki sekitar 6.000 tabung, dan 2.000 di antaranya sudah terisi,” kata Tajrimin. “Kami berharap 2.000 tabung itu bisa segera dikirimkan seluruhnya ke Mimika agar tidak ada lagi kelangkaan,” imbuhnya. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menilai bahwa tanggal 1 Mei 1963 adalah salah satu hari…
“Memasuki tahun 2027, kita berada pada tahap integrasi pembangunan. Berbagai upaya yang telah dibangun harus…
“Kota Jayapura, Keerom, Kabupaten Jayapura dan Sarmi menjadi pusat pertanian perkebunan yang akan kami bangun…
Meski dana Otsus terus mengalami peningkatan signifikan secara nominal, narasi kegagalan dalam menyejahterakan Orang Asli…
Suara Perempuan Papua Bersatu menggelar mimbar bebas di Lingkaran Abepura, Kamis (30/4). Sejumlah aspirasi dari…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menggandeng sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk bersama-sama mengimbau…