Sementara itu, Pemilik PT Mitra Indimatam Nusantara, H. Tajrimin. Ia menyebut hambatan utama murni terletak pada rantai pasok dari Sulawesi Selatan. Ia menegaskan bahwa tak ada kekosongan total, saat ini pihaknya masih menunggu suplai dari Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
“Di sana kami memiliki sekitar 6.000 tabung, dan 2.000 di antaranya sudah terisi,” kata Tajrimin. “Kami berharap 2.000 tabung itu bisa segera dikirimkan seluruhnya ke Mimika agar tidak ada lagi kelangkaan,” imbuhnya. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Menurut Rustan, kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darah secara sukarela saat ini mulai menunjukkan perkembangan…
Abisai mengajak seluruh masyarakat di tiga kampung Skouw untuk menjadikan perjalanan 112 tahun Injil…
Dalam sambutannya, Nyoman Sri Antari mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah konkret Pemkot Jayapura bersama…
Salah satu poin yang disiapkan dalam rancangan instruksi kepala daerah adalah pembatasan jumlah pembelian BBM…
Kepala BGN Regional Papua Tengah Nalen Situmorang mengonfirmasi bahwa tiga SPPG yang berstatus suspen tersebut…
Aksi damai ini digelar bertepatan dengan hari kedelapan berjalannya operasi pencarian dan pertolongan (SAR). Keheningan…