Categories: BERITA UTAMA

Aparat Penembak Warga Sipil Harus Diproses Hukum

JAYAPURA – CEO dan Founder Lembaga Riset Ekonomi Politik (Lempar) Papua Maiton Gurik mengatakan,  Kerusuhan Wamena yang menewaskan 11 warga sipil dan beberapa korban luka dalam sehari itu murni kejahatan pelanggaran HAM berat.

Ia mengatakan dalam menghadapi massa semestinya aparat terlebih dahulu mengeluarkan peluru angin/karet sebagai peringatan. “Senjata  itu tembakannya harus diatas bukan tembak ke perkumpulan massa,” katanya.

Ia menilai proses penanganan keamanan aparat yang tidak mengutamakan keselamatan manusia dengan melakukan penembakan ke arah masyarakat merupakan sikap premanisme.

” Aparat seolah-olah bersikap seperti premanisme dan kami lihat aparat ada niat kesengajaan menembak masyarakat sipil, sampai menewaskan warga sipil dan beberapa korban luka, hanya dalam sehari,” katanya.

“Ini tindakan biadab aparat dan tidak profesional dalam bertugas sebagai pengayom masyarakat, kami minta agar pihak berwajib harus dan segera mengadili para pelaku yang menewaskan 9 warga sipil ini dan kami minta proses hukum terhadap pelaku nya harus terbuka untuk umum, demi menegakkan keadilan bagi setiap orang,” katanya.

Selain itu ia juga meminta kepada masyarakat melihat situasi sangat tinggi di Papua masyarakat sudah harus saling menjaga dan mendukung dalam mengatasi setiap persoalan yang terjadi di Papua khususnya di Wamena.

“Untuk masyarakat sipil, tetap kita jaga persahabatan dan persaudaraan sebagai orang-orang yang cinta terhadap perdamaian. Wamena damai, masyarakat juga aman,” katanya. (oel/wen)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: PAPUA

Recent Posts

Kogabwilhan Klaim Lumpuhkan Sejumlah Tokoh TPNPB-OPM

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyatakan satuan tugas TNI…

7 hours ago

Sinyal Revisi Aturan Dana Otsus Menguat di Forum Papua

Enam gubernur serta 42 bupati dan wali kota dari seluruh penjuru Tanah Papua berkumpul di…

16 hours ago

Massa Kedua Kelompok Terus berdatangan ke Wamena

Mantan Anggota DPRK Jayawijaya mengaku permintaan penambahan pasukan dari Polda Papua ini bukan tanpa alasan.…

17 hours ago

Polisi Tetapkan 9 Tersangka Kerusuhan di Stadion LE

Dari hasil perkembangan 32 orang telah diamankan di Mapolres Jayapura, dari jumlah tersebut sembilan orang…

18 hours ago

Tuntut Keadilan, IPMADO Beberkan Sejumlah Pelanggaran di Dogiyai

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk pernyataan sikap dan penyampaian aspirasi terkait isu-isu sosial serta penegakan…

20 hours ago

Pengunjung Beralih ke Kafe Pantai Holtekamp, Pemkot Cari Solusi Untuk Benahi

Padahal beberapa tahun lalu, Ruko Dok II adalah salah satu tempat favorit warga Kota Jayapura…

21 hours ago