

Pokja Adat Raymond May (Foto: Jimi cepos)
JAYAPURA – Aksesoris budaya merupakan kekayaan budaya sebagai wujud pemikiran dan perilaku kehidupan manusia yang penting artinya bagi pemahaman dan pengembangan sejarah, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa. Hanya sayangnya hingga kini benda atau asesoris kebudayaan tersebut ternyata belum terproteksi secara baik.
Hanya digunakan ketika ada harinya atau momennya. Selebihnya cukup dipajang dan mengatakan diri peduli. Harusnya semua asesoris budaya tersebut dilestarikan dan dikelola secara tepat melalui upaya pelindungan, pengembangan, dan pemanfaatan dalam rangka memajukan kebudayaan nasional untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
Di Papua salah satu contohnya, untuk melestarikan berbagai aksesoris budaya, diharapkan pemerintah daerah bertanggung jawab dengan membentuk peraturan daerah terkait pelindungan, pengembangan, dan pemanfaatan dari aksesoris budaya itu sendiri.
Seperti diketahui Aksesoris budaya yang banyak digunakan oleh masyarakat Papua saat ini adalah Koteka, Rok Rumbai, Baju kurung, Pakyan adat sali, Baju kain Rumput, Pakaian Yokal, hiasan rumbai di kepala/ Mahkota, Noken, Gigi hewan Babi atau Anjing dan masih banyak lainnya.
Mengangapi ini Ketua Pokja Adat Raymond May mengatakan aksesoris kebudayaan perlu dikelola dengan baik agar warisan kebudayaan itu sendiri tidak hilang atau pudar begitu saja. Maka diharapkan Pemda bisa memproteksi dengan membentuk regulasi atau peraturan daerah dengan meningkatkan peran serta masyarakat untuk melindungi, mengembangkan, dan memanfaatkannya.
Page: 1 2
Mandenas menilai peristiwa tersebut berpotensi terjadi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Jika korban mencakup perempuan…
Berada di tapal batas Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat dengan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Puncak…
Pelaksana Tugas Kepala Bapperida Papua, Muflih Musaad mengatakan penyusunan usulan dilakukan mengacu pada kriteria penggunaan…
Menurut Lunanka, penguatan budidaya menjadi langkah penting untuk memastikan ketersediaan sagu dalam jangka panjang, sekaligus…
Menariknya, Aryoko juga meminta para jamaah untuk mendoakan Provinsi Papua, agar pembangunan di Papua bisa…
“Pendekatan CRS dan HIPEC merupakan terapi yang bersifat definitif pada kasus kanker dengan keterlibatan peritoneal.…