Categories: BERITA UTAMA

Demo Anarkis, Gubernur Enembe Sebut Ada Oknum Ikut Bermain

Gubenur Papua, Lukas Enembe, SIP., MH.

SENTANI-Demo menuntut penolakan rasisme masyarakat Papua yang berujung adanya tindakan anarkis, Kamis (29/8), mengundang rasa prihatin dari semua pihak termasuk Gubenur Papua, Lukas Enembe, SIP., MH. 

Gubernur Enembe menilai, aksi demo yang berujung anarkis itu senagaja  ditunggangi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Sehingga pada akhirnya menyebabkan anarkis dan merusak sejumlah fasilitas umum, tempat usaha termasuk bangunan kantor pemerintah.
“Mereka begitu jahatnya merusak bangunan milik pemerintah. Kelihatanya ada yang ikut bermain sehingga terjadi anarkis. Ini sudah terjadi dan kita menyesalkan,” kata Gubernur Enembe kepada wartawan di Bandara Sentani, Selasa (3/9), kemarin.

Ia berharap, kedepan tidak adalagi aksi serupa yang menimbulkan banyak kerugian. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Papua sudah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian agar tidak lagi mengizinkan ada aksi demo dengan cara anarkis seperti itu. “Tidak ada demo lagi. Aspirasi, keinginan itu sudah ditangani pemerintah,” tegasnya.

Dikatakan, Pemerintah Provinsi Papua pada dasarnya juga sangat mengapresiasi keterlibatan pihak kepolisian dan TNI yang menjalankan tugas pengamanan di Papua pasca aksi tersebut.

Menurutnya, masuknya TNI dan Polri di Papua untuk menjalankan tugas negara.
Ia menambahkan, Pemprov Papua sangat berterima kasih kepada Presiden Jokowi yang sudah memberikan bantuan pasca peristiwa aksi anarkis itu dengan menurunkan langsung Kementerian PUPR.

 “Terima kasih kepada Presiden Jokowi melalui kementerian PUPR karena mereka sudah datang untuk membantu,” tutupnya. (roy/nat)

newsportal

Recent Posts

Kericuhan di Pelabuhan, KM Gunung Dempo Pilih Tunda Berlabuh

Saat kapal dalam perjalanan menuju  Jayapura, tiga penumpang ini diketahui merokok di dalam kapal, tepatnya…

32 minutes ago

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

13 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

21 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

22 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

24 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

1 day ago