Categories: BERITA UTAMA

Asmat Dilaporkan KLB DBD, Dinkes Papua Segera Turunkan Tim

JAYAPURA-Menyikapi adanya laporan informasi tentang Kejadian Luar Biasa (KLB) demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Asmat, disikapi Dinas Kesehatan Provinsi Papua yang akan segera menurunkan tim ke daerah tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Robby Kayame menyebutkan, secara lisan Dinas Kesehatan Kabupaten Asmat telah menyampaikan informasi tersebut kepadanya. Namun, laporan tertulis belum disampaikan.

“Secara lisan mereka sudah sampaikan sejak minggu lalu, namun laporan secara tertulis belum disampaikan ke Dinas Kesehatan Provinsi Papua. Saya juga sudah sampaikan segera buat laporan kalau memang ada indikasi seperti itu,” kata Robby Kayame saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Minggu (3/7).

Lanjutnya, pihaknya juga belum mengetahui secara pasti di distrik mana yang ada KLB DBD tersebut. “Belum tahu di distrik mana, hanya diinfokan ada BDB. Tapi mereka tidak sampaikan di kampung  tertentu sekian orang yang kena DBD, berapa yang dirawat, berapa yang sakit, umurnya berapa dan berapa yang meninggal, hingga kini itu belum disampaikan,” jelasnya.

Dikatakan, pihaknya kini sedang menyiapkan obat obatan dan peralatan lainnya abate, fogging dan semua  peralatan yang dibutuhkan untuk pengendalian DBD di Asmat. “Saya sudah perintahkan Kabid P2P Dinas Kesehatan Provinsi Papua dr Aaron Rumainum untuk siapkan peralatan dan keperluan lainnya dalam pengendalian DBD lalu turun ke Asmat, sembari menunggu laporan dari sana (Asmat-red),” tuturnya.

Kendati belum tahu jumlahnya berapa, namun Kadinkes Robby Kayame menyampaikan berencana menurunkan tim untuk pro aktif dan lebih cepat melakukan pelayanan. “Untuk memastikan kebenarannya, Dinkes Provinsi akan menurunkan tim ke Asmat. Selasa (5/7) kita rapat. Setelah itu kami turunkan tim ke Asmat untuk mengecek kebenaran meskipun belum ada data tertulis tapi kita harus ke sana (Asmat-red),” tegasnya.

Robby Kayame juga meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Asmat harus membentuk tim cepat tanggap dan segera laporkan. Selain itu memberikan sosialisasi ke masyarakat sehingga masyarakat asmat waspada.

Sebelumnya pada tahun 2018 silam, Kabupaten Asmat pernah KLB gizi buruk dan penyakit campak dengan pasien rata-rata balita dan anak-anak.

Sementara itu, Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI melaporkan terjadi peningkatan kasus DBD di Indonesia. Kasus infeksi DBD bahkan dilaporkan meningkat terutama pada saat musim hujan tiba.

Dari catatan Kemenkes, sepanjang bulan Januari hingga Juni 2022 (minggu ke-22), jumlah kumulatif kasus DBD di Indonesia dilaporkan sudah mencapai 45.387 kasus, sementara jumlah kematian akibat DBD mencapai 432 kasus. (fia/nat)

newsportal

Recent Posts

H-2 FBLB ke 34, Wisatawan Mancanegara Mulai Berdatangan ke Wamena

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (DISBUDPAR) Kabupaten Jayawijaya Engelbert Sorabut, S.Sos mengakui jika Pada H-2…

12 hours ago

Samsat Wamena Berlakukan Penghapusan Denda dan Tunggakan Pajak

Kepala Samsat Wamena Jhon Lantha mengatakan kebijakan  penghapusan denda dan pajak  tunggakan tersebut diambil untuk…

14 hours ago

Pejabat Lama Pensiun, Bupati Tunjuk Adam Umar Plt. Asisten II

Penunjukan  Asisten yang membidangi perekonomian dan pembangunan ini dilakukan oleh Bupati Markus Mansnembra setelah pejabat…

16 hours ago

Jelang TC di Boyolali, Persipura Jalani Medical Check Up di Surabaya

Dokter Tim Persipura, Benny Surapatty, menjelaskan bahwa MCU ini wajib dilakukan untuk memastikan kondisi fisik…

18 hours ago

Disambut Antusias, Lomba Gerak Jalan Tingkat SMP Diikuti 66 Regu

Lomba gerak jalan menyambut semarah Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kabupaten…

19 hours ago

Pemkab Tolikara Gelar Advokasi dan Sosialisasi Pemenuhan Hak Anak, Dorong Terwujudnya Kabupaten Layak Anak

Pemerintah Kabupaten Tolikara melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) menggelar Kegiatan Advokasi dan…

1 day ago