Categories: BERITA UTAMA

Anak Panah dan Aksesori Bintang Kejora Diamankan

*Usut Pelaku Pembunuhan di Yahukimo, Aparat Gabungan Gelar Razia Sajam

JAYAPURA-Untuk mengusut pelaku pembunuhan beruntun di Kabupaten Yahukimo, sebanyak 50 personel gabungan lakukan penyisiran dan razia senjata tajam (sajam) di seputaran TKP (tempat kejadian perkara) di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Senin (31/8). 

Personel gabungan tersebut terdiri dari satuan Brimob Polda Papua BKO Polres Yahukimo, Kodim 1715/Yahukimo, dan Polres Yahukimo.

Wadir Intelkam Polda Papua, AKBP Angling Guntoro menyampaikan, penyisiran dan razia sajam tersebut sebagai bentuk upaya aparat keamanan untuk mencari para pelaku pembunuhan dan guna menjamin situasi keamanan di Kabupaten Yahukimo.

“Penyisiran dan razia sajam di seputaran lokasi kejadian dilakukan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP),” terangnya.

Dikatakan, adapun penyisiran dan razia sajam dilakukan di tiga titik. Yakni titik pertama di Jembatan Kali Buatan, titik kedua di lokasi Pasar Baru dan titik ketiga di kompleks Perumahan DPRD lama.

“Dari hasil penyisiran dan razia sajam di tiga titik tersebut, tim berhasil menemukan dan mengamankan sejumlah barang bukti,” bebernya.

Adapun barang bukti yang diamankan yakni 7 buah busur panah, 100 buah anak panah dan 4 pucuk senapan angin. Selain itu juga diamankan 3 buah tas noken bercorak bintang kejora, 4 buah gelang tangan bercorak bintang kejora, 1 buah topi sulam bercorak bintang kejora, 2 tombak dan 3 bilah parang panjang.

Sebelumnya, terjadi tiga kasus kasus pembunuhan di Yahukimo. Yakni pada tanggal 11 Agustus 2020  pembunuhan terhadap Henry Jovinski (25) staff KPUD Kabupaten Yahukimo. Kemudian kasus kedua 20 Agustus kasus pembunuhan terhadap korban Muhammad Thoyib (39) seorang tukang meubel dan kasus pembunuhan ketiga yakni dengan korban Yauzan Alias Ocang (34) tukang antar batako. Dimana hingga saat ini pelakunya belum ditangkap. (fia/nat)

newsportal

Recent Posts

Nasib RD di Persipura Belum Jelas

Kursi pelatih kepala Persipura Jayapura hingga saat ini belum jelas, alias masih lowong. Tim berjuluk…

46 minutes ago

Gubernur Singgung Soal Benalu yang Ambil Keuntungan

Fakhiri menyatakan mengetahui soal "permainan lama" tersebut. “Barang itu saya tahu, gubernur-gubernur terdahulu kan membuat…

2 hours ago

MRP Minta Kewenangan Pengelolaan SDA Jangan Semua Oleh Pusat

Ketua MRP, Nerlince Wamuar, mengatakan rapat tersebut merupakan tindak lanjut amanat Pasal 20 ayat (1)…

3 hours ago

Rumah Dibangun Tahun 1921 Jadi Saksi Bisu Sebelum Indonesia Merdeka

PAPAN demi papan dilepas perlahan. Genting-genting tua diturunkan dari atap yang mulai rapuh. Beberapa warga…

4 hours ago

Kapolda: BKO Mabes Standby hingga Juli

Ia menjelaskan, keberadaan personel BKO masih diperlukan untuk mendukung upaya pemulihan keamanan pasca konflik yang…

5 hours ago

Gerayangi Murid, Oknum Guru Ngaji Diamankan Polisi

Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Ps Kasi Humas Ipda Andre MSB dikonfirmasi membenarkan laporan…

6 hours ago