Site icon Cenderawasih Pos

Temuan Kasus Covid-19 Mulai Menurun

Khairul Lie ( FOTO: Robert Mboik Cepos)

SENTANI- Temuan kasus Covid-19 yang terjadi di Kabupaten Jayapura beberapa hari terakhir ini  mengalami tren positif yaitu jumlah kasus yang ditemukan cenderung turun.

Selain itu tidak ada lagi warga yang terpapar Covid-19 dengan gejala berat yang dirawat di sejumlah fasilitas kesehatan yang ada di Kabupaten Jayapura.

“Jumlah kasus Covid-19 yang ditemukan oleh tim belakangan ini sudah mulai turun dan kami bersyukur karena tidak ada kasus berat yang terjadi, ” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura,  Khairul Lie ketika dikonfirmasi wartawan,  Senin (7/3)  kemarin.

Dia mengatakan,  saat ini ini jumlah kasus yang ditemukan tidak terlalu signifikan bahkan di beberapa tempat yang sebelumnya terdapat warga yang terpapar Covid-19,  kini sudah berangsur pulih dan mereka sudah bisa kembali beraktivitas seperti biasa.

“Jumlah kasus yang ditemukan saat ini sudah mulai berkurang dan warga yang sebelumnya dilaporkan terpapar Covid-19 sudah banyak yang dinyatakan sembuh atau selesai menjalani isolasi, “jelasnya.

Lanjutnya, dalam penanganan terhadap masyarakat yang terpapar Covid-19 di Kabupaten Jayapura,  pemerintah dalam hal ini Dinas Kesehatan masih mengandalkan metode penanganan secara isolasi mandiri di rumah masing-masing pasien.  Sementara itu di rumah sakit juga tetap disiapkan fasilitas untuk perawatan bagi warga yang terpapar Covid-19 dengan gejala berat.

“Untuk gejala yang sedang dan gejala ringan tetap kami rawat dengan isolasi mandiri di rumah masing-masing, tapi tetap ada pantauan dari tim kesehatan,” jelasnya.

Meski begitu pihaknya berharap kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Jayapura agar tetap menerapkan protokol kesehatan dalam melaksanakan kegiatan atau aktivitas di luar rumah.

Selain itu masyarakat juga diminta mendapatkan layanan vaksin Covid-19 yang sementara ini sedang berlangsung di Kabupaten Jayapura.

“Untuk menghindari atau membatasi penyebaran Covid-19,  selain menerapkan protokol kesehatan, juga diwajibkan mengikuti vaksin yang sudah diprogramkan oleh pemerintah,”ujarnya.(roy/ary)

Exit mobile version