Categories: OLAHRAGA

Duo Brasil Menangkan PSBS

3 PSBS v Persewar 0

JAYAPURA – Tuan rumah PSBS Biak berhasil mengawali kompetisi Liga 2 2023/2024 dengan start mulus. Tim berjuluk Badai Pasifik itu sukses mengalahkan tamunya Persewar Waropen dengan skor 3-0 yang berlangsung di Stadion Cederawasih Biak, Senin (11/9) kemarin sore.

Striker asing asal Brasil, Alexandro Perreira berhasil tampil memukau dengan mencatatkan brace pada menit 32’ dan 36’. Kemudian pemain naturalisasi asal Brasil, Alberto Goncalves yang masuk sebagai pemain pengganti juga berhasil mencatatkan namanya di papan skor pada menit 88’.

PSBS yang tampil di depan pendukungnya sendiri membuat Ruben Sanadi dan kolega bermain ngotot. PSBS bahkan tampil dengan skuad terbaik mereka. Persewar yang juga menurunkan skuad andalan mereka tak mampu meredam permainan dari tuan rumah.

Tentu hasil ini menjadi modal baik bagi PSBS. Tiga poin pertama sudah cukup menempatkan PSBS Biak untuk bertengger di puncak klasemen sementara.

Tapi kemenangan ini harus dibayar mahal, pasalnya Alexandro Perreira yang berhasil mencatatkan namanya dua kali di papan skor harus diusir wasit pada menit 82’ setelah mendapatkan kartu merah langsung.

Pelatih PSBS, Hendri Susilo memberikan apresiasi kepada para pemainnya yang berhasil tampil baik dan memenangkan pertandingan. Menurutnya, ini merupakan bekal yang baik bagi mereka untuk menatap laga berikutnya.

“Terima kasih kepada para pemain. Saya bangga dengan perjuangan mereka. Kemenangan ini penting bagi kami, ini menjadi motivasi kita untuk menyambut laga berikutnya,” ungkap Susilo usai laga.

Kemudian kapten tim PSBS, Ruben Sanadi menilai timnya layak memenangkan pertandingan. Pasalnya mereka lebih mendominasi jalannya pertandingan.

“Kami pantas menang. Permainan kami konsisten dari awal hingga akhir. Saya harapkan kemenangan ini menambah semangat juang kami untuk pertandingan berikutnya,” ujarnya.

Sementara itu, Manajer PSBS Yan P. Mandenas mengaku sedikit kecewa dengan keputusan wasit yang langsung memberikan kartu mereka kepada Alexandro Perreira. Menurutnya hukuman itu tidak layak lantaran striker asal Brasil itu tidak melakukan tindakan apapun.

“Ke depan wasit harus jeli karena para pemain Persewar yang mau menyerang Alex. Ini pelajaran bagi perangkat pertandingan agar lebih jeli dalam memimpin laga,” katanya.

Di tempat yang sama, pelatih kepada Persewar Waropen, Eduard Ivakdalam mengatakan bahwa mereka sudah berusaha namun tuan rumah lebih tampil baik dalam penyelesaian akhir.

“Babak pertama kita tampil luar biasa dengan menguasai jalannya pertandingan. Tapi setelah terjadi gol pertama mental pemain jadi drop. Kemudian terjadi gol kedua membuat pemain saling menyalahkan dan kehilangan konsentrasi,” ujarnya.

Meski begitu, dia tetap memberikan apresiasi kepada seluruh pemainnya yang sudah berjuang dalam laga ini. Setidaknya, kata Edu sapaan akrabnya, kekalahan ini menjadi motivasi untuk bangkit dilaga berikutnya.

“Hasil ini kita terima dan ini menjadi bagian evaluasi kedepan. Buat saya sendiri Tuhan berikan kekalahan di laga pertama untuk kita benahi tim kita agar lebih baik kedepan,” ucapnya.

“Saya tidak menyalahkan siapa-siapa, kita akan kembali melakukan persiapan untuk menghadapi Persiba pada pertandingan berikutnya,” sambungnya.

Senada dengan itu, kapten Persewar, Boaz Solossa juga mengakui jika mereka tampil baik pada babak pertama. Hanya saja, gol pertama dari tuan rumah membuat konsentrasi mereka buyar.

“Babak pertama kami bermain cukup baik dengan menguasai pertandingan, tapi dengan terjadinya gol pertama dan kedua pemain kehilangan konsentrasi. Ini pelajaran buat kami untuk melakukan evaluasi menghadapi pertandingan berikutnya di kandang,” pungkasnya. (eri/wen)

newsportal

Recent Posts

Pangkogabwilhan Diminta Evaluasi Sistem Operasi di Papua

Mandenas menilai peristiwa tersebut berpotensi terjadi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Jika korban mencakup perempuan…

20 hours ago

Target Sentuh Atap Langit, Temui Masjid Megah di Tepi Danau

Berada di tapal batas Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat dengan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Puncak…

21 hours ago

Hitung-hitungan Dana Otsus Harus Sampai Akhir Tahun

Pelaksana Tugas Kepala Bapperida Papua, Muflih Musaad mengatakan penyusunan usulan dilakukan mengacu pada kriteria penggunaan…

1 day ago

Pengelolaan Sagu Harus Bisa Berkelanjutan

Menurut Lunanka, penguatan budidaya menjadi langkah penting untuk memastikan ketersediaan sagu dalam jangka panjang, sekaligus…

1 day ago

Papua Lepas 840 Calon Jemaah Haji

Menariknya, Aryoko juga meminta para jamaah untuk mendoakan Provinsi Papua, agar pembangunan di Papua bisa…

1 day ago

Terapi Baru untuk Kanker Stadium Lanjut Kini Tersedia di Dalam Negeri

“Pendekatan CRS dan HIPEC merupakan terapi yang bersifat definitif pada kasus kanker dengan keterlibatan peritoneal.…

1 day ago