

Menyemprot Parfum Langsung di Leher
BAGI pria dan wanita, parfum tak hanya menjadi pewangi. Tapi juga identitas. Hanya sedikit orang yang tak mengenakan parfum. Tapi ternyata ada dampak penggunaan parfum, terlebih bila digunakan tak tepat. Misalnya menyemprot langsung ke leher. Kebiasaan menyemprotkan parfum langsung ke kulit leher masih banyak dilakukan masyarakat untuk menjaga aroma tubuh tetap segar.
Namun, kebiasaan tersebut ternyata menyimpan risiko bagi kesehatan kulit, mulai dari iritasi hingga mempercepat penuaan dini. Dokter Anindia Indraswari, selaku Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika di IHC RS Wonolangan Probolinggo menerangkan, kulit leher memiliki lapisan yang lebih tipis dan sensitif dibandingkan area kulit lainnya. Kandungan alkohol serta zat kimia pewangi dalam parfum dapat memicu reaksi negatif bila mengenai kulit secara langsung.
“Parfum umumnya mengandung alkohol dan fragrance yang cukup kuat. Jika disemprotkan langsung ke leher, bisa menimbulkan iritasi, kemerahan, hingga rasa perih, terutama pada pemilik kulit sensitif,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo kemarin.
Dokter spesialis lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga tahun 2023 itu menambahkan, penyemprotan parfum langsung ke kulit leher sebaiknya dihindari.
Sebabnya, ada risiko terjadi suatu reaksi alergi, iritasi. Bahkan pada penggunaan jangka panjang bisa terjadi penyerapan bahan kimia parfum yang dapat mempengaruhi keseimbangan hormon. Beberapa parfum yang beredar sekarang ini mengandung bahan-bahan kimia sintesis salah satunya adalah ftalat. Zat inilah yang dapat mengganggu keseimbangan hormon bila terpapar dalam jangka waktu yang panjang.
Mayoritas penderita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 109 orang, sedangkan perempuan tercatat 90 orang. Kepala Seksi…
Program pemerintah pusat dalam mendoro ekonomi masyarakat di kampung lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)…
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan penghasilan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berkisar…
Dalam putusannya, MK mewajibkan adanya informasi yang jelas dan benar mengenai label warna serta simbol…
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen Nunuk Suryani sebelumnya menjelaskan, pemenuhan ratusan…
Anggota Komisi II DPRP dari Daerah Pemilihan (Dapil) Biak Numfor dan Supiori, Johanes Wakum, menyatakan…