

FORMALIN, atau yang dikenal sebagai formaldehida, adalah larutan kimia kuat yang sangat umum digunakan dalam industri sebagai desinfektan, bahan pengawet mayat (pengawetan spesimen biologis), dan bahan baku industri tekstil atau plastik. Namun, dalam beberapa kasus yang mengkhawatirkan, zat berbahaya ini sering disalahgunakan sebagai pengawet makanan.
Mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung formalin, meskipun dalam dosis kecil, dapat membawa bahaya serius bagi kesehatan jangka pendek maupun jangka panjang Apa Itu Formalin dan Mengapa Berbahaya? Formalin adalah senyawa kimia beracun yang tidak diizinkan untuk digunakan pada makanan oleh badan pengawas makanan mana pun di dunia.
Formalin adalah zat yang sangat reaktif. Ketika masuk ke dalam tubuh, ia dapat berinteraksi dengan protein dan asam nukleat (DNA/RNA) dalam sel, mengganggu fungsi sel normal dan menyebabkan mutasi.
Formalin diklasifikasikan sebagai karsinogen (zat pemicu kanker) oleh lembaga kesehatan internasional (WHO). Paparan kronis sangat meningkatkan risiko kanker. Makanan/minuman yang mengandung formalin tidak dapat hilang atau dinetralkan sepenuhnya melalui proses pencucian, perebusan, atau penggorengan.
Page: 1 2
Daerah Otonom Baru (DOB) itu, kata dia, bertujuan mempercepat pemerataan pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan…
Dari senam bersama hingga pemeriksaan kesehatan, Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Papua mengajak masyarakat lebih…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kebersihan, kerapian, dan keindahan wajah kota.…
Ketua Aliansi, Jansen Previdea Kareth, mengatakan pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Namun,…
Menurut Rustan, DPR Kota Jayapura telah menetapkan APBD perubahan, sehingga diharapkan seluruh organisasi perangkat…
Kegiatan dengan tema “Optimalisasi Peran Penghubung KY dalam Menjaga dan Menegakkan Integritas Hakim" tersebut…