Categories: KESEHATAN

Doa Iftitah Membuka Pintu Pintu Langit, Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan

DOA iftitah tentu sudah tidak asing lagi bagi umat Islam karena doa ini kerap dibaca di dalam pelaksanaan ibadah sholat setelah takbiratul ihram dan sebelum membaca ta’awaudz dan Alfatihah.

Membaca doa iftitah sejatinya bukan lah suatu kewajiban dalam pelaksanaan sholat karena bukan rukun ataupun syarat sah sholat. Membaca doa iftitah hukumnya sunnah. Meski hanya sunnah, dilansir dari NU Online, Rasulullah sempat menyatakan bahwa doa iftitah mampu membuka pintu pintu langit.

Ibnu Umar radhiallahu anhu berkata. Pada suatu waktu dia bersama sejumlah sahabat lainnya sedang melaksanakan sholat bersama Nabi Muhammad SAW. Tiba-tiba ada seorang jamaah membaca,

الله أكبر كبيرا والحمد لله كثيرا وسبحان الله بكرة واصيلا

Rasulullah SAW lantas bertanya, “Siapa yang mengatakan kalimat tadi?”. Salah seorang jamaah mengaku bahwa dirinya yang telah membacanya.

Rasulullah kemudian berkata, “Kalimat itu mampu membuka pintu-pintu langit”. Sejak saat itulah Ibnu Umar tidak pernah meninggalkan bacaan doa iftitah.

Sekalipun doa iftitah sunnah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan supaya kesunnahannya tetap terjaga. Karena ada beberapa kondisi orang yang sedang sholat tidak perlu membaca doa iftitah.

Pertama, doa iftitah dapat dibaca dalam sholat wajib ataupun sholat sunnah. Untuk sholat jenazah, tidak dianjurkan membaca doa iftitah.

Kedua, waktunya memungkinkan untuk membaca doa iftitah. Apabila mengerjakan sholat sudah mepet, maka sebaiknya tidak usah membaca doa iftitah.

Ketiga, menjadi makmum dan tidak khawatir akan ketinggalan imam rukuk seandainya membaca doa iftitah dan masih memungkinkan membaca surat Alfatihah. Jika menjadi makmum dan melihat imam dalam posisi rukuk, sebaiknya tidak usah membaca doa iftitah dan langsung mengikuti imam melakukan rukuk.

Doa iftitah sebenarnya ada beberapa redaksi. Ini salah satu doa iftitah yang sunnah dibaca saat melaksanakan sholat:

الله أكبر كبيرا والحمد لله كثيرا وسبحان الله بكرة واصيلا.

Allahu akbar kabirau walhamdu  lillahi katsira, wa subhanallahi bukrotaw washila

Allah Maha Besar lagi sempurna kebesaran-Nya, segala puji bagi Allah dengan sebanyak-banyak pujian. Dan Maha Suci Allah sepanjang pagi dan sore.

أنى وجهت وجهي للذى فطر السموات والأرض حنيفا مسلما وما أنا من المشركين.

Inni wajjahtu wajhiya lilladzi fatharas samawati wal arha hanifam muslimaw wa ma ana minal musyrikin

Kuhadapkan wajahku kepada Dzat yang menciptakan langit dan bumi dalam keadaan lurus dan pasrah. Dan aku bukanlah dari golongan orang-orang yang menyekutukan Allah.

ان صلاتى ونسكى ومحياي ومماتى لله رب العالمين لاشريك له وبذلك امرت وانا من المسلمين

Inna shalati wa nusuki wa mahyaya wa mamati lillahi rabbil alamin la syarika lahu wa bidzalika umirtu wa ana minal muslimin

Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku semata hanya untuk Allah Tuhan Semua Alam, tiada sekutu bagi-Nya. dan begitulah aku diperintahkan dan aku dari golongan orang muslim. (*)

SUMBER: JAWAPOS

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos
Tags: PuasaRAMADAN

Recent Posts

Masih Syok! Sulit Lupakan Kenangan Tinggal di Rumah yang Kini Telah Hangus

  Para ibu tampak lebih banyak berbaring dan beristirahat di dalam tenda. Sementara sejumlah bapak…

1 hour ago

Mitos atau Fakta, Terlalu Banyak Makan Kacang Goreng Bisa Menyebabkan Jerawat?

Pada dasarnya, kacang bukan satu-satunya makanan yang dapat dikaitkan dengan munculnya jerawat. Jerawat dipengaruhi oleh…

2 hours ago

Pemerintah Klaim Pengangguran Turun 4,65%

Dalam acara Kick Off Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Angkatan 4 yang digelar secara hibrida…

3 hours ago

Anggaran Podcast Kemenkop Capai Rp103 Miliar Dipertanyakan

Sorotan tersebut makin menguat lantaran realisasi anggaran tahun 2026 yang sebesar Rp72 miliar dilaporkan baru…

4 hours ago

Malaysia dan Brunei Bawa Kabut Asap Kalimantan ke ASEAN

Malaysia selanjutnya bersiap mengirimkan surat resmi kepada Sekretariat ASEAN. Menteri Luar Negeri Malaysia juga ditugaskan…

5 hours ago

Kepadatan Pengunjung Jadi Tantangan, Sepanjang Jalan rezeki Terus Mengalir

Memang, malam itu, santri asal Bangil, Kabupaten Pasuruan, ini sedang menjalankan tugas untuk membersihkan sampah,…

6 hours ago