Ketua Umum CISC Aryanthi Baramuli Putri mengatakan pasien kanker paru tidak hanya menghadapi persoalan medis, tetapi juga tekanan emosional dan kendala akses layanan kesehatan. Menurut dia, pendamping pasien dapat membantu pasien memahami perjalanan pengobatan sekaligus memberikan dukungan praktis selama terapi berlangsung.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin memperkuat peran patient navigator sebagai pendamping pasien agar mereka bisa membantu pasien memahami pengobatan dan dukungan yang dibutuhkan,” ujar Aryanthi.Dalam keterangan resminya, AstraZeneca Indonesia menyebut pelatihan tersebut diharapkan dapat memperluas edukasi terkait kanker paru dan mendorong lebih banyak pasien memperoleh diagnosis lebih dini. Selain itu, kegiatan itu juga ditujukan untuk memperkuat dukungan komunitas pasien selama menjalani pengobatan. (*/JawaPos.com)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk menelusuri penggunaan anggaran perjalanan dinas yang selama periode tersebut mencapai Rp44,23…
Kabut asap pekat menyelimuti wilayah Timika dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir. Badan Meteorologi, Klimatologi,…
Bersamaan dengan penyerahan diri itu, tujuh pucuk senjata api yang selama ini mereka gunakan turut…
Diduga kuat, si rangkong keluar dari habitatnya karena rumahnya terbakar. Karhutla yang melanda sejumlah wilayah…
Kepala Subbagian Tata Usaha TNGR Astekita Ardiaristo mengatakan pendaki yang sebelumnya menggunakan jalur Senaru atau…
Instruksi lainnya menyangkut perlakuan rumah sakit terhadap pasien. Prabowo meminta tidak ada perbedaan pelayanan antara…