Di sisi lain, meskipun sebagian besar wilayah masih berada dalam fase akhir musim hujan—dengan sekitar 76 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim hujan pada dasarian sebelumnya—perubahan menuju kemarau mulai terasa melalui berkurangnya intensitas hujan di sejumlah daerah.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak peralihan musim, seperti cuaca ekstrem, angin kencang, serta potensi bencana hidrometeorologi. Selain itu, upaya mitigasi seperti pengelolaan sumber daya air dan modifikasi cuaca di wilayah rawan kekeringan dinilai penting guna meminimalkan dampak yang lebih luas. Masyarakat juga diharapkan terus memantau informasi cuaca dan iklim secara berkala serta menjaga kondisi kesehatan selama masa peralihan musim yang cenderung tidak menentu. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Keberagaman ini menurutnya harus dipelihara sebagai modal dasar untuk membangun tatanan sosial yang adil…
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengatakan kasus tersebut bermula ketika korban…
Kejaksaan Negeri (Kejari) Merauke masih terus mendalami dugaan tindak pidana korupsi dalam program revitalisasi Universitas…
“Sebentar lagi selesai.” Kalimat ini mungkin sering muncul saat sedang mengerjakan tugas atau mengejar deadline.…
Usai melalui beberapa tahapan test yang dilakukan dari oleh pansel dan BKN, akhirnya Gubernur Papua…
Selama ratusan bahkan ribuan tahun, bumi dan laut telah menghidupi miliaran manusia. Lebih dari 17…