Ia menilai pengalaman saat pandemi COVID-19 menunjukkan bahwa pola kerja dari rumah mampu menekan mobilitas masyarakat, mengurangi kemacetan, sekaligus menurunkan konsumsi energi secara signifikan.“Dulu kita atasi COVID, dan kita berhasil. Kita mampu banyak bekerja dari rumah dengan efisien. Artinya, kita menghemat BBM dalam jumlah yang sangat besar,” ujarnya.
Presiden menegaskan pemerintah tidak dalam posisi panik menghadapi situasi global saat ini. Namun, berbagai skenario perlu disiapkan sebagai langkah antisipasi jika kondisi memburuk. “Kita tidak panik, tetapi kita juga tidak boleh terlalu lengah. Kita tidak boleh tidak mempersiapkan diri untuk kemungkinan paling buruk,” kata Prabowo.
Kajian tersebut akan dibahas lebih lanjut oleh kementerian dan lembaga terkait untuk menentukan langkah paling efektif dalam menjaga stabilitas energi nasional sekaligus melindungi daya beli masyarakat. (Rel/Jawapos)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menilai bahwa tanggal 1 Mei 1963 adalah salah satu hari…
“Memasuki tahun 2027, kita berada pada tahap integrasi pembangunan. Berbagai upaya yang telah dibangun harus…
“Kota Jayapura, Keerom, Kabupaten Jayapura dan Sarmi menjadi pusat pertanian perkebunan yang akan kami bangun…
Meski dana Otsus terus mengalami peningkatan signifikan secara nominal, narasi kegagalan dalam menyejahterakan Orang Asli…
Suara Perempuan Papua Bersatu menggelar mimbar bebas di Lingkaran Abepura, Kamis (30/4). Sejumlah aspirasi dari…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menggandeng sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk bersama-sama mengimbau…