Ia menilai pengalaman saat pandemi COVID-19 menunjukkan bahwa pola kerja dari rumah mampu menekan mobilitas masyarakat, mengurangi kemacetan, sekaligus menurunkan konsumsi energi secara signifikan.“Dulu kita atasi COVID, dan kita berhasil. Kita mampu banyak bekerja dari rumah dengan efisien. Artinya, kita menghemat BBM dalam jumlah yang sangat besar,” ujarnya.
Presiden menegaskan pemerintah tidak dalam posisi panik menghadapi situasi global saat ini. Namun, berbagai skenario perlu disiapkan sebagai langkah antisipasi jika kondisi memburuk. “Kita tidak panik, tetapi kita juga tidak boleh terlalu lengah. Kita tidak boleh tidak mempersiapkan diri untuk kemungkinan paling buruk,” kata Prabowo.
Kajian tersebut akan dibahas lebih lanjut oleh kementerian dan lembaga terkait untuk menentukan langkah paling efektif dalam menjaga stabilitas energi nasional sekaligus melindungi daya beli masyarakat. (Rel/Jawapos)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Prestasi tersebut berdasarkan laporan Eye on the Market yang dikeluarkan oleh JP Morgan Asset Management.…
Salah satunya datang dari studi yang dilakukan oleh Universitas Oxford, yang meninjau berbagai metode berhenti…
Terong Belanda merupakan buah unik dengan bentuk lonjong menyerupai telur dan cita rasa asam yang…
Dikutip Kemenko Pangan, Agenda besar ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di…
“Jadi itu kan nilai proyek pembangunan fisik, sebenarnya di angka Rp 1,6 miliar anggarannya. Kenapa…
Dalam pidatonya yang disiarkan melalui kanal YouTube Borobudur Hukum Channel, Megawati menyoroti kondisi penegakan hukum…