Upaya tersebut perlu didukung penguatan pengelolaan sumber daya air melalui revitalisasi waduk serta peningkatan jaringan distribusi air guna menjamin ketersediaan air bersih, baik untuk kebutuhan masyarakat maupun operasional pembangkit listrik tenaga air. Selain itu, kewaspadaan terhadap dampak lingkungan juga perlu ditingkatkan. Pemerintah daerah diharapkan menyiapkan sistem respons cepat terhadap potensi penurunan kualitas udara serta memperkuat kesiapsiagaan sektor kehutanan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan.
BMKG menegaskan bahwa seluruh proyeksi ini merupakan bentuk peringatan dini (early warning) yang harus segera ditindaklanjuti melalui langkah nyata (early action) oleh seluruh pemangku kepentingan guna meminimalkan risiko kekeringan di berbagai wilayah Indonesia. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, mengatakan kebutuhan susu bagi balita menjadi salah…
Rustan menjelaskan, setelah menerima laporan tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua, Christian Sohilait, mengatakan bantuan yang disalurkan telah disesuaikan dengan kebutuhan…
Pemerintah Kota Jayapura memperkuat penanganan pascakebakaran yang melanda kawasan Dok V, Kelurahan Mandala, dengan melibatkan…
Gubernur Papua, Matius D Fakhiri mengatakan, pembayaran TPP tersebut telah disiapkan dan anggarannya dipastikan…
Ketua Komisi D DPRK Kota Jayapura, Deli L. Watak, menegaskan penanganan pascakebakaran tidak boleh…