Upaya tersebut perlu didukung penguatan pengelolaan sumber daya air melalui revitalisasi waduk serta peningkatan jaringan distribusi air guna menjamin ketersediaan air bersih, baik untuk kebutuhan masyarakat maupun operasional pembangkit listrik tenaga air. Selain itu, kewaspadaan terhadap dampak lingkungan juga perlu ditingkatkan. Pemerintah daerah diharapkan menyiapkan sistem respons cepat terhadap potensi penurunan kualitas udara serta memperkuat kesiapsiagaan sektor kehutanan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan.
BMKG menegaskan bahwa seluruh proyeksi ini merupakan bentuk peringatan dini (early warning) yang harus segera ditindaklanjuti melalui langkah nyata (early action) oleh seluruh pemangku kepentingan guna meminimalkan risiko kekeringan di berbagai wilayah Indonesia. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Abisai juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di kalangan pemuda pasca Musyawarah Daerah (Musda). Ia…
Menurut Evert, buku cerita rakyat tersebut akan menjadi jembatan yang menghubungkan masa lalu, masa…
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Papua menggelar sosialisasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) serta Pencegahan,…
–Kelompok Kerja (Pokja) Perempuan Majelis Rakyat Papua (MRP) mendorong lahirnya Rancangan Peraturan Daerah Khusus (Raperdasus)…
Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 25 hingga 27 Juni 2026, dibuka secara…
Bupati Keerom, Piter Gusbager menyalurkan Dana Desa tahap I dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) triwulan…