Categories: METROPOLIS

Pipa Transmisi di Perumnas 3 Diperbaiki

Ketua Dewan Pengawas PDAM Jayapura Ir.H.Rustan Saru, MM.,didampingi Dirut PDAM Jayapura H. Entis Sutisna, SE.MM dan Dinas PUPR Kota Jayapura Serta tim teknis PDAM Jayapura melihat lokasi putusnya Pipa transmisi PDAM jalur Kojabu  yang berada di Perumnas 3 Waena, akibat tertimbun kini sudah diperbaiki PDAM Jayapura, Selasa (9/6) kemarin. ( FOTO: Priyadi/Cepos)

*Ketua Dewas PDAM Minta Pertanggungjawaban Pemilik Bangunan

JAYAPURA-Musibah bocornya pipa transmisi PDAM Jayapura ukuran 450 milimeter atau 18 inchi di Perumnas 3, Distrik Heram, menjadi perhatian serius Ketua Dewan Pengawas PDAM Jayapura Ir.H,Rustan Saru, MM.

  Ketua Dewan Pengawas PDAM Jayapura Ir.H,Rustan Saru, MM.,didampingi Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jayapura H. Entis Sutisna, SE.,MM.,bersama petugas Teknik PDAM Jayapura dan Dinas PUPR Kota Jayapura langsung meninjau lokasi kebocoran pipa air induk tersebut Selasa (9/2) kemarin.

 Pipa induk yang bocor telah diperbaiki dengan cara di las, karena jika ini tidak segera diperbaiki tentu berbahaya dalam memberikan pelayanan air kepada pelanggan tidak bisa maksimal, karena air ini berasal dari intake Kojabu menyuplai air baik di wilayah Jayapura dan abepura bisa terhambat.

 “Saya minta kepada PDAM Jayapura untuk menyurati pemilik bangunan ini kenapa bisa menyebabkan pipa PDAM bocor, dan tanyakan lokasi ini untuk pembangunan apa, surati mereka jika tidak mau respon minta aparat dalam menyelesaikan masalah ini, kenapa sampai bisa menyebabkan pipa induk bocor minta mereka bertanggung jawab,’’katanya.

 Rustan Saru, juga meminta kepada Dinas PUPR dalam hal ini bidang tata kota untuk melihat surat-surat izin dalam melakukan pembangunan ada atau tidak, kalau belum ada minta harus dihentikan dulu proses pembangunannya dan bertemu dengan Pemkot Jayapura, karena dalam melakukan pembangunan harus ada kajian teknis Amdal dan RT RW-nya,harus mengurus lengkap surat dan perizinanya tidak seperti ini, karena ini bisa membahayakan.

 Di tempatsama Dirut PDAM Jayapura Entis Sutisna mengatakan, kebocoran pipa transmisi utama yang diameternya 450 milimeter atau 18 inchi sejak hari Sabtu lalu, berdasarkan pengecekan di lapangan ada aktivitas penimbunan di area transmisi utama dengan dilakukan penimbunan sekira 4 meter sehingga pipa transmisi sangat membahayakan sekali, sebab pipa transmisi Kojabu ini mempunyai kapasitas terbesar yang 80 persen digunakan masyarakat kota yang terbentang dari Waena sampai Pasir Dua.

  Oleh karena itu, dengan adanya kerusakan ini akan menurunkan citra PDAM Jayapura di masyarakat atau pelanggan PDAM. Sehingga PDAM Jayapura meminta kepada Pemkot Jayapura untuk melihat langsung tentang kesulitan PDAM.

 Dan untuk solusinya adalah pipa ini harus dilakukan pemindahan jaringan, tetapi ini juga PDAM Jayapura juga tidak memiliki dana sekitar 315 meter harus dipindahkan di pinggir jalan.

 Diakui seharusnya pada tahun lalu adanya musibah banjir PDAM Jayapura sudah mengusulkan merelokasi jaringan pipa kojabu karena jaringan ini sudah dibangun sekira 20 tahun lalu oleh word bank pendanaannya dan pada saat itu tidak ada aktivitas sama sekali di daerah ini.

 Karena jaringan ini harus steril dari area pemukiman dan pembangunan , karena jika ini sampai bocor tentu membahayakan.  “Dengan hadirnya dari Pemkot dan Dewan pengawas ini sangat penting untuk mensuport pengamanan jaringan pipa PDAM,’’tandasnya.(dil/wen)

newsportal

Recent Posts

Komnas HAM Diminta Selidiki Kasus Tiga Warga Sipil

Menurut Anthon, langkah itu penting agar tidak muncul korban-korban sipil lainnya akibat tuduhan sepihak yang…

2 hours ago

Pemkot Siap Tegakkan Perda yang Belum Optimal

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…

10 hours ago

Eksploitasi Seksual Jadi Temuan Ditsiber

Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…

11 hours ago

Jalur  Utara Papua Jadi Prioritas Konektivitas Daerah

Menurut dia, jika konektivitas darat dan laut berjalan bersamaan maka masyarakat akan memperoleh manfaat yang…

12 hours ago

Transparansi dan Pelayanan Publik di BPN Dinilai Buruk

Wakil Ketua I DPR Kota Jayapura, Max Karubaba, menegaskan bahwa pelayanan pertanahan merupakan hak mendasar…

13 hours ago

Tiga Kali Setubuhi Anak Dibawa Umur, Pria 44 Tahun Diringkus

Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Merauke mengamankan seorang pria berumur 44 tahun berinisial FB atas…

16 hours ago