Categories: SENTANI

Pemerintah Akhirnya Masukan 112 Meja Kursi ke SD Negeri  Sentani

SENTANI- Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui dinas pendidikan akhirnya memasukan sekitar  112 meja kursi ke SD Negeri Sentani. Kursi meja ini dipinjam sementara dari sekolah sekolah di sekitar Kota Sentani, yang memiliki kelebihan kursi dan meja.

Sekda Hanna Hikoyabi mengatakan,  ini sebagai upaya cepat pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura mengatasi masalah kekurangan kursi dan meja yang ada pada sekolah tersebut. Karena saaat ini, pemerintah sedang menunggu proses pengadaan kursi meja yang sedang dipesan melalui beberapa meubeler yang ada di sekitar Kota Sentani Kabupaten Jayapura.

Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura Hanna Hikoyabi  didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura menjelaskan,  pihaknya sudah melakukan mobilisasi kursi dan meja yang dibutuhkan di beberapa ruang yang masih kurang.”Sambil menunggu yang baru datang kemudian yang lama kita ganti,” ujar.

Menurutnya,  pendidikan merupakan satu hal yang sangat diprioritaskan oleh pemerintah Kabupaten Jayapura dan hal itu juga sudah termuat di dalam visi misi Bupati Jayapura.  .

Dia menegaskan,  pembangunan gedung baru di sekolah SD Negeri Sentani itu sudah dilakukan dua tahun lalu dan itu hanya dianggarkan untuk pembangunan gedungnya saja.  Sementara untuk pengadaan meja dan kursi untuk 6 ruang kelas yang ditambah itu harus dianggarkan secara terpisah.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura,  Ted Mokay menambahkan, sekolah itu baru 3 bulan berjalan melaksanakan kegiatan KBM di gedung baru itu.  Persoalan kekurangan meja kursi yang terjadi di sekolah itu sebenarnya tidak menjadi rumit, apabila pihak sekolah menerima siswa sesuai kemampuan sekolah. Namun fakta yang terjadi justru sekolah menerima jumlah siswa di luar kemampuan fasilitas yang ada, sehingga terjadi penumpukan jumlah siswa yang berujung pada pembagian waktu belajar yaitu pagi dan siang hari.

“Sekolah sendiri yang menerima siswa melebihi kapasitas sekolah. Akhirnya mereka membagi shift. Dinas hanya tahu mereka hanya terima siswa sesuai daya tampung,” ujarnya. (roy/ary)

newsportal

Recent Posts

Sempat Tak Percaya Saat Disuruh Main Baki Sore

Bagi Kota Jayapura, keberhasilan Nelce bukan sekadar prestasi seorang pelajar. Ada nama sekolah, keluarga, Kota…

10 hours ago

Tiga Hari Lagi, Persipura Launching di Enam Kota

Ada yang berbeda dari launching Persipura kali ini. Untuk pertama kalinya, rangkaian launching akan digelar…

16 hours ago

Sensus Ekonomi Papua Terkendala Sinyal dan Keraguan Warga

   Plt. Kepala BPS Papua, Akhmad Jaelani, mengatakan karakteristik wilayah Papua membuat proses pendataan membutuhkan…

21 hours ago

Pemkot dan Bulog Salurkan 1.122 Ton Beras untuk 37.401 Penerima

Penyaluran bantuan pangan ini menyasar 37.401 penerima bantuan pangan yang tersebar di 25 kelurahan dan…

22 hours ago

PAN Papua Panaskan Mesin Politik

Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Papua bersama seluruh DPD PAN tingkat kabupaten/kota…

1 day ago

Terima SK, Ratusan ASN Diminta Bekerja Baik Melayani Masyarakat

   Status baru sebagai ASN membawa tanggung jawab yang lebih besar untuk mengabdi kepada negara…

1 day ago