Categories: PEGUNUNGAN

MoU dengan SMAN3 Jayapura, Pemda Jayawijaya Dapat Kuota 18 Anak Tiap Tahun

WAMENA – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya  melalui dinas pendidikan melakukan Penandatanganan MoU dengan SMA Negeri 3 Jayapura yang merupakan sekolah unggulan berpola asrama, agar setiap tahun 18 anak OAP yang berprestasi akan di sekolahkan pemerintah di sekolah tersebut agar apabila untuk dilanjutkan ke tingkat perguruan tinggi lebih mudah.

Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, MSi menyatakan MOU ini merupakan hasil koordinasi antara Dinas Pendidikan kabupaten Jayawijaya dengan SMA Negeri 3 Jayapura (Buper) agar tiap tahun ada 18 anak OAP yang berprestasi bisa sekolah disana.

“Awalnya kita minta untuk 1 kelas untuk anak –anak dari Kabupaten Jayawijaya hanya saja tak diberikan sebab kita sudah beda provinsi, namun kita bisa diberikan komensasi 18 anak, sehingga tiap tahun itu kita akan dapat kuota dari sekolah unggulan tersebut,”ungkapnya jumat (10/11) kemarin.

Bupati Juga akan meminta kepada dinas Pendidikan untuk merekut anak –anak OAP yang berprestasi pada setiap sekolah tingkat SMP agar bisa direkut untuk disekolahkan pemerintah di SMA Negeri 3 Jayapura sebab program ini dibiayai oleh dana Otsus Papua sehingga di khususnya untuk anak –anak Papua.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

1 day ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

1 day ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

1 day ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

1 day ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

1 day ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

1 day ago