Categories: PEGUNUNGAN

11 Distrik di Nduga Masih Bermasalah

Ketua KPU Nduga Ocla Nirigi saat membacakan deklarasi kampaye damai di Kenyam, Sabtu (30/3) kemarin.( FOTO : Denny/ Cepos )

KPU Belum Putuskan Distribusi Logistik Pemilu

WAMENA-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nduga, hingga saat ini belum bisa menentukan TPS di 11 Distrik yang masih bermasalah dengan keamanan. KPU juga terbentur dengan aturan tidak bisa memusatkan pemilihan umum di satu daerah, sehingga masalah ini akan dibicarakan dengan Forkopimda Nduga terlebih dahulu.

   Ketua KPU Nduga Ocla Nirigi mengakui   untuk 11 distrik ini masyarakatnya sedang mengungsi ke tempat lain.  “Kami akan bahas  logistik untuk 11 Distrik yang terkendala masalah keamanan ini, akan turun dimana supaya bisa diterima masyarakat,” ungkapnya, Senin (1/4) kemarin.

  KPU tidak bisa mengambil keputusan sendiri, tetapi harus ada kesepakatan dengan berbagai pihak agar logistik pemilu itu bisa diturunkan ke tempat yang telah disepakati bersama. “Pada prinsipnya sesuai aturan, kami penyelenggara tidak bisa memusatkan pelaksanaan pemilu ini di satu tempat seperti di Kenyam saja, tetapi tetap logistik itu harus turun ke 32 distrik meskipun daerah itu bermasalah, tetapi kami akan turunkan di perbatasan Kabupaten,” tegasnya.

   Sementara itu Wakil Bupati Nduga Wentius Nimiangge mengakui jika memang beberapa distrik di dapil III itu sedang bermasalah dengan keamanan sehingga ia sudah menyampaikan kepada Presiden RI, Kapolda Papua untuk menarik pasukan yang ada disana namun sampai saat ini tak ada hasilnya.

  “Agenda Pemilu nasional ini mau tidak mau , suka tidak suka harus disukseskan sehingga masalah ini perlu dibicarakan bersama dulu agar tidak merugikan siapapun,”ujar Wentius.

   Secara terpisah Ketua Bawaslu Nduga Talius Tabuni mengakui 11 Distrik ini memang masih dalam keadaan tidak aman, sehingga untuk penentuan pelaksanaannya memang harus melakukan pembicaraan antara KPU, Bawaslu, pemerintah dan aparat keamanan.

  “Kami harus duduk dan membicarakan ini guna mendapat satu kesepakatan membuat TPS atau penyelenggaraan pemungutan suara itu dimana itu yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini,” beber Talius. (jo/tri)  

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Menko Zulhas: Program MBG Boros Anggaran Rp 1 Triliun per Bulan

Zulhas menghitung bahwa jika penyelewengan ini terus berlanjut selama satu tahun, kerugian negara dapat mencapai…

53 minutes ago

Sekolah Yayasan Buka Lebih Awal, SPMB Diharap Transparan dan Objektif

Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 7 Jayapura merupakan salah satu sekolah yang menyatakan kesiapannya untuk…

4 hours ago

Ubah Mindset, Pemuda Papua Jangan Hanya Jadi Penonton

Seruan bagi para pemuda Papua meningkatkan kapasitas dan terus berfikir positif serta tetap optimis dengan…

20 hours ago

Nasib RD di Persipura Belum Jelas

Kursi pelatih kepala Persipura Jayapura hingga saat ini belum jelas, alias masih lowong. Tim berjuluk…

1 day ago

Gubernur Singgung Soal Benalu yang Ambil Keuntungan

Fakhiri menyatakan mengetahui soal "permainan lama" tersebut. “Barang itu saya tahu, gubernur-gubernur terdahulu kan membuat…

1 day ago

Pengawasan BBM Diperketat Usai Kenaikan Harga Pertamax

Pemerintah Provinsi Papua akan memperketat pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) menyusul penyesuaian harga BBM…

1 day ago