

MERAUKE-Untuk mencegah penyebaran virus Corona baik dari negara tetangga PNG maupun sebaliknya, maka Pemerintah Kabupaten Merauke menutup pintu pelintasan kedua negara. Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Daerah Kabupaten Merauke Elias Mithe, S.STP menjelaskan bahwa, penutupan pelintasan negara tersebut ditutup sejak Selasa (17/3).
“Untuk pintu pelintasan kedua negara tersebut sudah ditutup sejak Selasa kemarin. Pak wakil bupati Merauke yang menandatangani surat penutupan lintasan kedua negara di perbatasan tersebut,” kata Elias Mithe yang dihubungi saat sedang melakukan perjalanan memantau pintu pelintasan negara di PLBN Sota, Distrik Sota Merauke, Kamis (19/3) kemarin.
Elias Mithe menjelaskan bahwa penutupan pintu pelintasan negara tersebut tidak hanya diberlakukan untuk PLBN Sota namun juga yang ada di Kali Torasi dan pintu pelintasan perbatasan Bupul. Mantan Kepala Distrik Kimaam ini mengungkapkan bahwa penutupan pintu pelintasan negara ini atas permintaan dari berbagai stakeholder menyikapi wabah virus Corona yang sudah masuk ke Indonesia.”Tidak ditentukan batas waktunya,” jelasnya. Selama penutupan, tidak boleh ada orang yang melintas baik dari Indonesia ke PNG dan sebaliknya. (ulo/tri)
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…