

MERAUKE-Untuk mencegah penyebaran virus Corona baik dari negara tetangga PNG maupun sebaliknya, maka Pemerintah Kabupaten Merauke menutup pintu pelintasan kedua negara. Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Daerah Kabupaten Merauke Elias Mithe, S.STP menjelaskan bahwa, penutupan pelintasan negara tersebut ditutup sejak Selasa (17/3).
“Untuk pintu pelintasan kedua negara tersebut sudah ditutup sejak Selasa kemarin. Pak wakil bupati Merauke yang menandatangani surat penutupan lintasan kedua negara di perbatasan tersebut,” kata Elias Mithe yang dihubungi saat sedang melakukan perjalanan memantau pintu pelintasan negara di PLBN Sota, Distrik Sota Merauke, Kamis (19/3) kemarin.
Elias Mithe menjelaskan bahwa penutupan pintu pelintasan negara tersebut tidak hanya diberlakukan untuk PLBN Sota namun juga yang ada di Kali Torasi dan pintu pelintasan perbatasan Bupul. Mantan Kepala Distrik Kimaam ini mengungkapkan bahwa penutupan pintu pelintasan negara ini atas permintaan dari berbagai stakeholder menyikapi wabah virus Corona yang sudah masuk ke Indonesia.”Tidak ditentukan batas waktunya,” jelasnya. Selama penutupan, tidak boleh ada orang yang melintas baik dari Indonesia ke PNG dan sebaliknya. (ulo/tri)
Menggunakan Rigid Bouyancy Boat (RBB) 600 PK, tim menyisir perairan Puriri sejauh 11 mil laut…
Rekianus mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Port Moresby…
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika menetapkan satu orang tersangka dalam kasus dugaan penipuan lowongan…
Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Mimika mencatat tren penyalahgunaan narkotika kini marak menyasar kalangan pelajar…
Kerja sama tersebut melibatkan Kementerian Kesehatan, 14 rumah sakit rujukan nasional, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan,…
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 00.30 WIT. Piket Satreskrim menerima laporan mengenai terbakarnya rumah milik…