Categories: MERAUKE

Sebut TNI-Polri Teroris, Seorang Mahasiswa Diamankan

MERAUKE-Seorang mahasiswa perguruan tinggi di Merauke dengan akun Tatacvine Were terpaksa berurusan dengan kepolisian. Pasalnya, yang bersangkutan   mengunggah ujaran kebencian di akun miliknya dengan menyebut TNI-Polri teroris dan sebuah kata yang menyebut alat kelamin laki-laki.  

   Kapolres  Merauke AKBP  Ir. Untung Sangaji, M.Hum melalui Kasat Reskrim  AKP Agus F. Pombos, SIK,  ditemui wartawan mengungkapkan, bahwa  yang bersangkutan ditangkap di tempat kuliahnya pada Senin (17/5) sekitar pukul 14.00 WIT tanpa ada perlawanan.

  “Begitu kita dapatkan adanya akun ujaran kebencian tersebut, kita  dari Buser kerja sama dengan Intel melakukan penangkapan terhadap yang bersangkutan. Sekarang sudah kita amankan  dalam sel untuk proses hukum lebih lanjut,’ tandas Kasat Reskrim.  

  Kasat menjelaskan bahwa dari pengakuan pelaku jika akun miliknya tersebut dihack. “Alasan dia kalau dia punya akun dihack.  Jadi dia membuat postingan dengan kata-kata  kebencian, dasar TNI dan Polri teroris dan menyebutkan alat kelamin,” tandasnya.

   Atas perbuatannya  tersebut, menurut Kasat Reskrim, pelaku akan dijerat pasal berlapis yakni  Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 45a UU ITE dan atau Pasal 207 KUHP. “Karena pelaku juga membuat keasusilaan yang bertentangan dengan Pasal 27 ayat ()1) UU  ITE. Jadi ancaman hukumannya berlapis,” tandasnya. 

  Berkaitan dengan itu, kepada masyarakat, Kasat Reskrim mengimbau masyarakat  untuk menggunakan media  sosial secara bijak. Sebab, jika disalahgunakan seperti  menyebarkan ujaran kebencian maka bisa berhadapan dengan proses hukum. (ulo/tri) 

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Keluhkan Kecilnya DAU dan ASN yang Enggan Pindah

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…

19 hours ago

Sanksi Jangan Berhenti di Administratif

Merespon terkait dengan itu, ​Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…

20 hours ago

TNI Tak Gentar Ancaman OPM

Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…

2 days ago

Gubernur: Koreksi Total, Jangan Terulang Lagi!

  Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…

2 days ago

Utang Negara Capai Rp 10.000 Triliun

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…

2 days ago

Dana Otsus Bukan untuk Operasional dan Belanja Kantor!

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…

2 days ago