Categories: MERAUKE

Pertahankan Tempat Sakral,  Bangun Pondok  Tempat Ziarah

MERAUKE–Dalam rangka mempertahankan tempat sakral bagi orang Marind Buti, Bupati Merauke, Drs Romanus Mbaraka, MT, membangun pondok sebagai tempat ziarah di Buti Merauke.  Pondok pertama itu dibangun oleh orang Thailand beberapa waktu lalu, namun kondisinya sudah lapuk dan rusak.  Setelah pondok baru tersebut dibangun,  peresmian sekaligus proses adat digelar bertepatan dengan peringatan HUT Kota Merauke ke-120, Sabtu (12/2).

Bupati Merauke Drs Romanus Mbaraka, MT mengaku, awalnya dirinya tidak mengetahui tempat tersebut. Namun beberapa hari hari lalu saat ada kunjungan di tempat tersebut, baru dirinya diberitahu.  ‘’Ini adalah tempat sakral  dari masyarakat Marind khususnya masyarakat Buti dari Kondo sampai Digoel,”bebernya.

Tempat ini, harusnya oleh generasi sekarang melestarikannya menjadi tempat  yang betul-betul dihormati oleh siapapun di Merauke. “Saya sudah 53 tahun, namun baru thu tempat ini,’’ katanya. 

Untuk melestarikan tempat ini, harus terlebih dahulu menghubungi  Ketua  LMA Buti, termasuk Oktavianus Kaize, NiKo Kaize di mana ada kurang lebih 7 orang. Bupati Romanus Mbaraka menjelaskan, kesakralan tempat tersebut sangat luar biasa. Sebab, banyak orang Merauke tidak tahu tempat ini, justru orang luar negeri datang ke tempat tersebut. 

‘’Orang dari India datang ke sini, orang dari Thailand datang ke sini. Orang Thailand datang pesan di laut agar datang ke sini ketika mereka mengalami beberapa kecelakaan. Dan orang Thailand ternyata membangun pondok ini sebagai tempat ziarah. Karena pondoknya sudah mulai lapuk, sehingga saya perbaiki kembali,’’ jelasnya. 

Bupati   Romanus Mbaraka, menjelaskan, dirinya  memilih ritual adat pada 12 Februari 2022 karena bertepatan dengan peringatan Hari Kota Merauke ke-120. ‘’Mudah-mudahan ini pemberitahuan dan pembelajaran bahwa mari kita hidup untuk menghargai adat terutama orang Marind yang hidup  di tanah ini,’’ pungkasnya. Ritual adat  digelar diawali dengan cara toki seekor babi jantan, dilanjutkan pembuatan  Sagu Sep dan  terakhir makan bersama. (ulo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: MERAUKE

Recent Posts

Gaji Hakim Naik 300 Persen, Akademisi: Gaji Selangit Tak Jamin Bersih

Dalam pandangannya, kenaikan drastis ini melahirkan pertanyaan mendasar di benak publik: "Gaji hakim naik, rakyat…

2 hours ago

Persipura Lakukan Perombakan Besar-besaran

“Untuk saat ini semua masih bisa terjadi. Pemain asing yang pasti kita sedang mencari. Tiga-tiganya…

9 hours ago

DPR RI Didesak Bentuk Pansus Pantau Kerusakan Dampak PSN

Direktur Eksekutif POHR, Thomas Ch. Syufi, menegaskan bahwa karya tersebut bukan sekadar dokumenter biasa, melainkan…

10 hours ago

Hampir Tak Ada Wakil Rakyat yang Bicara Penolakan PSN

Menurutnya, film Pesta Babi membuka ruang diskusi publik terkait persoalan besar yang selama ini dirasakan…

11 hours ago

Keikhlasan Saat Situasi Ekonomi Kurang Bergairah Jadi Ujian Dalam Berkurban

Sejak pukul 05.30 WIT panitia hari-hari besar Islam (PHBI) Provinsi Papua sudah mempersiapkan tempat di…

12 hours ago

TPNPB Bertanggungjawab Atas Pembakaran Fasilitas Umum

TPNPB Kodap XVI Yahukimo juga lanjut Sebby mengancam akan terus melakukan patroli dan operasi terhadap…

13 hours ago